BANTENRAYA.COM – Pemkot Cilegon mengklaim stok logistik atau bantuan pangan untuk bencana aman termasuk hingga akhir 2025 nanti dipastikan masih tersedia seandainya terjadi bencana.
Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, bantuan pangan yang tersedia dipastikan aman untuk sampai akhir tahun.
“Masih tersedia di Dinsos (Dinas Sosial) dan di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk buffer stock hingga akhir tahun pasti cukup,” katanya, Senin 8 Desember 2025.
BACA JUGA: Ada KUHP Baru, Pemprov Banten Sepakat Terapkan Sanksi Kerja Sosial: Mulai Efektif 3 Januari 2026
Azis menyampaikan, 2025 masih tersisa beberapa hari lagi. Tinggal nantinya pada 2026 nanti pasti akan disiapkan kembali.
“Kami pastikan aman. Nanti 2026 juga akan ada lagi stoknya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Cilegon Damanhuri mengungkapkan, untuk sekarang logistik kebencanaan atau buffer stock sudah menimpis. Namun, diharapkan bisa cukup hingga akhir tahun nanti.
BACA JUGA: Wajib Tahu! Cara Buat Tumis Ayam Agar Lebih Nikmat, Gampang Banget
“Jika kurang maka bisa mengajukan ke provinsi dan pusat. Sekarang sudah tinggal sedikit semoga saja cukup hingga akhir tahun nanti,” ungkapnya.
Damanhuri menyampaikan, idealnya untuk buffer stock dibutuhkan 10 ribu paket per tahun namun sekarang per tahunnya di Dinsos tidak mencapai segitu.
“Idealnya itu memang 10 ribu paket. Sebab, bukan hanya untuk bencana alam seperti banjir, puting beliung, longsor dan lainnya,” tuturnya.
“Tapi juga untuk bencana sosial seperti kekeringan lahan pertanian dan juga cuaca buruk laur bagi nelayan,” ujarnya.
Damanhuri menjelaskan, untuk gudang sendiri sekarang belum punya. Untuk itu, paket sembako disimpan di ruangan bidang.
“Belum ada. Sepertinya tahun depan juga belum bisa dibangun. Namun, lahan sudah disiapkan,” pungkasnya. ***















