BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Budi Rustandi, meninjau dua rumah warga di Lingkungan Ciloang RT 02 RW 09, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kamis 4 Desember 2025.
Kunjungan Budi Rustandi untuk meninjau dua rumah warga Ciloang yang ambruk pasca diguyur hujan.
Saat meninjau Budi Rustandi didampingi Kepala Dinsos M. Ibra Gholibi, Sekmat Serang Agung Ginanjar, Lurah Sumur Pecung Hayumi, Ketua BAZNAS Kota Serang Mahyudi dan ketua RT 02 serta Ketua RW 09.
Budi Rustandi mengaku pihaknya mendapat laporan langsung dari warga yang menghubungi melalui telepon genggamnya.
“Ada aduan dari warga yang langsung ke handphone saya, ada warga yang lagi kesusahan rumahnya roboh,” ujar Budi, kepada Bantenraya.com, Kamis 4 Desember 2025.
Ia menjelaskan, kedua rumah tersebut milik Kamriyah Sri Astuti, warga Kota Serang yang atap bangunannya ambruk dan hanya tersisa sebagian yang masih bisa ditempati.
“Mudah-mudahan kita saling membantu pelan-pelan, bagaimana kita hadir sebagai pemerintah untuk warganya sesuai dengan kemampuan kita semua dan tenaga,” harapnya.
Budi menyampaikan pemerintah memberikan bantuan secara bertahap melalui kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Sosial (Dinsos), dan pribadinya.
“Dan insya Allah ini secara bertahap nanti dibantu oleh Baznas juga dan saya secara pribadi juga, dari Dinsos juga,” ujar Budi.
Kepala Dinsos Kota Serang M. Ibra Gholibi mengaku prihatin dengan kondisi rumah warga tersebut.
BACA JUGA: Raperda PUK Kota Serang Tuai Pro Kontra, Budi Rustandi Klaim Tutup Celah Peredaran Miras
“Kita cukup prihatin dengan kondisi seperti ini, sehingga Pak Wali langsung meninjau kondisinya. Dan kita sedikit memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka,” ujar Ibra, kepada Bantenraya.com.
Ia mengatakan, bantuan awal yang diberikan berupa paket sembako serta santunan pribadi dari Wali Kota. Adapun untuk renovasi rumah akan dilakukan pada awal tahun 2026.
“Rencananya awal tahun diperbaikinya, untuk perbaikan kita akan fokus ke atap ya,” ucap dia.
Salah satu warga Lingkungan Ciloang RT 02 RW 09 Sri Astuti yang rumahnya roboh, mengaku terharu atas kehadiran Walikota Serang.
Ia menjelaskan, rumahnya mengalami kerusakan sejak 2003, dan kini hanya separuh bangunan yang masih dapat digunakan.
“Saya senang, enggak bisa ngomong. Intinya senang dan terharu sama Bapak Walikota. Rumahnya ambruk, jadi separuhnya doang yang dipakai,” ujar Sri Astuti.***


















