BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menempatkan percepatan pembangunan infrastruktur desa sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Program strategis Banten seperti Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) akan menjadi prioritas, di samping penguatan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan program pada bidang pendidikan, seperti program sekolah gratis.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa seluruh sektor pelayanan dasar tetap mendapat ruang alokasi yang proporsional. Namun, penguatan infrastruktur desa dinilai sebagai kunci untuk percepatan pembangunan ekonomi wilayah.
“SPM menjadi prioritas Banten kita. Pembangunan infrastruktur pendidikan juga menjadi hal yang harus kita utamakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Andra, Jumat, 21 November 2025.
“Kemudian program sekolah gratis juga menjadi salah satu program prioritas, serta Bangun Jalan Desa Sejahtera.” imbuhnya.
BACA JUGA : Dorong Revisi Aturan Pajak Mobil Listrik,Bapenda Banten Minta Pusat Ubah Kebijakan
Ia menekankan bahwa, keberlanjutan program Bang Andra telah terikat dalam dokumen perencanaan jangka menengah daerah.
“Itu sudah masuk RPJMD, insyaallah,” katanya.
Andra menyebut, minimnya kapasitas fiskal sejumlah daerah, seperti Kabupaten Lebak dan Pandeglang, menjadi alasan program Bang Andra harus menjadi prioritas provinsi.
“Desa selama ini bagian yang termarginalkan. Dengan adanya program ini, kita mendapat respons dari masyarakat. Harapan masyarakat begitu besar kepada Pemerintah Provinsi,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran kabupaten membuat pemerintah provinsi harus turun tangan.
“Kemampuan fiskal kabupaten,khususnya Kabupaten Lebak dan Pandeglang, harus menjadi bagian yang kita pikirkan, karena masyarakat kita ada di sana,” tegasnya.
BACA JUGA : Pemprov Banten Segera Resmikan Pulau Lima sebagai Destinasi Wisata Baru
Menurutnya, penguatan infrastruktur desa memiliki relevansi langsung dengan agenda ketahanan pangan nasional.
“Saat ini tren global adalah ketahanan pangan. Salah satu sumber ketahanan pangan adalah memberdayakan masyarakat desa, salah satunya memperkuat infrastruktur mereka.” tandasnya.(***)















