BANTENRAYA.COM – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa 4 warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang usai terpapar zat radioaktif Cessium-137 (Cs-137).
Empat warga Kecamatan Cikande tersebut sedang dilakukan penanganan sesuai rekomendasi BRIN di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) di Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Plh Kepala Puskesmas Cikande Wahyu Suwardi mengatakan, keempat warga Kecamatan Cikande tersebut diketahui terpapar radioaktif Cs-137 setelah melakukan cek kesehatan di Puskesmas.
“Sebenarnya tidak ada gejala, karena itu hanya jumlah level radioaktif yang ada dalam darah itu. Nah yang tahu soal pemeriksaannya kan BRIN,” ujarnya, Minggu 26 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, dari empat warga yang dibawa BRIN untuk melakukan penanganan itu di antaranya ada yang masih di bawah umur.
“Dua orang karyawan dan tidak dalam satu keluarga. Kemarin juga ada anak kecil, akhirnya ibunya ikut juga ke sana,” katanya.
BACA JUGA: Tidak Hanya SD Sampai Kuliah, Bantuan Dana PIP Kini Juga untuk Anak TK
Wahyu menuturkan, walupun terdeteksi kena paparan radioaktif Cs-137, mereka masih dalam kondisi sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa.
“Ada salah satu indikator itu di bawah ambang batas, maka dia dikirim ke BRIN di Serpong. Jadi kita antar juga ke sana pakai PSC (Public Safety Center),” jelasnya.
Ia mengungkapkan, sebelum empat orang tersebut, BRIN lebih dulu membawa sembilan warga Cikande yang juga terdeteksi kena radioaktif Cs-137.
“Dulu itu ada sembilan, kemudian kemarin tambah empat. Tapi katanya yang lima sudah aman,” paparnya.
Adapun bahaya dari radioaktif Cs-137 tersebut bisa menyebabkan penyakit berbahaya pada seseorang seperti kanker dan kemandulan.
“Pemicu kanker atau juga genetik, kemandulan dan sebagainya. itu mungkin karena kerusakan sel-sel dalam tubuh,” tuturnya. ***



















