BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten membangun sejumlah jalan desa yang ada di kabupaten di Provinsi Banten melalui program Bang Andra yang merupakan akronim dari Bangun Jalan Desa Sejahtera.
Gubernur Banten, Andra Soni, meminta masyarakat menjaga jalan Bang Andra tersebut, terutama saat masa proses pembangunan sampai dengan kering agar jalan tidak rusak sebelum siap digunakan.
Gubernur Banten Tegas Soal Program Bang Andra
“Kita akan bangun jalan ini tapi ada syaratnya. Waktu dibangun jangan diinjek pake motor, pake kaki, pake kambing atau kerbau dan yang lainnya sampai benar-benar kering,” kata Andra saat pencanangan pembangunan Jalan Desa Cimaung-Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, di Kampung Cibangkong, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal.
BACA JUGA: Investor Pasar Modal Capai 19 Juta, CMSE 2025 Buka Peluang Genjot Ekonomi Rakyat
Andra mengungkapkan bahwa di pembangunan jalan di salah satu kabupaten pernah terjadi jalan yang belum kering diinjak kaki orang sebelum jalan kering. Akhirnya, jalan menjadi buruk dan tidak mulus. Karena beton, untuk memperbaikinya maka sebagian dari jalan tersebut harus dibongkar dan tidak bisa digunakan lagi.
“Kan sayang,” katanya.
Apalagi, pembangunan Jalan Desa Cimaung-Sukarame menghabiskan anggaran yang besar mencapai Rp7,13 miliar dengan panjang 3,10 kilometer (km), lebar 3 meter, dan tebal 25 centimeter (cm). Dalam kontrak, pembangunan jalan itu direcanakan akan selesai selama 75 hari dan ditargetkan pada 25 Desember 2025 sudah bisa digunakan.
Andra mengatakan bahwa dengan dibangunnya Jalan Desa Cimaung-Sukarame diharapkan akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Apalagi, area yang dilalui jalan tersebut merupakan area perkebunan masyarakat sehingga akan lebih mudah mengangkut hasil bumi dari daerah tersebut.
BACA JUGA: Warga Cilegon Keluhkan Tukang Parkir Ada di Mana-mana, 1 Tempat Bisa 2 Kali Bayar
“Kita berharap dengan jalan ini dibangun kesejahteraan masyarakat Desa Sukarame semakin meningkat. Hasil pertaniannya bisa diangkut dengan baik, yang mau sekolah nggak perlu kotor-kotor lagi, yang mau berobat ke puskesmas juga mudah, yang punya motor punya mobil nggak cepet rusak,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pendataan Ruang Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan bahwa jalan ini akan menjadi salah satu akses untuk mendukung pertanian dan perkebunan yang ada di Kecamatan Cikeusal. Apalagi, banyak di antara mereka menanam jagung sehingga akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian mereka.
“Di sini banyak yang menanam jagung,” katanya.
Kepala Desa Sukarame, Yaya Sunarya, mengkau bersyukur akhirnya jalan di daerahnya akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten. Padahal, jalan tersebut sudah belasan tahun lalu rusak dan belum diperbaiki lagi.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Bupati Serang,” kata Yaya.
Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah mengucapkan terima kasih kepada Andra Soni karena dengan program Bang Andra-nya, saat ini jalan di Kecamatan Cikeusal akan dibangun dengan menggunakan beton. Dia meyakini perbaikan jalan ini akan meningkatkan ekonomi di daerah tersebut.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Bapak Gubernur Pak Andra Soni,” katanya. ***
Caption
Jalan rusak yang menghubungkan Desa Cimaung dan Sukarame di Cikeusal, Kabupaten Serang. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)
















