BANTENRAYA.COM – Sekretaris Yayasan Al Izzah Serang Wawan Mulyawan angkat bicara terkait polemik program makan bergizi gratis dan pembangunan dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di lingkungan SDIT Al Izzah Kota Serang.
Pernyataan Wawan Mulyawan ini menyikapi para wali murid yang menolak adanya program MBG dan dapur SPPG di lingkungan SDIT Al Izzah Serang.
Sekretaris Yayasan Al Izzah Serang Wawan Mulyawan mengatakan, sebelum program MBG bergulir, Al Izzah sudah lebih dulu memberikan program makan siang untuk sekitar ribuan siswa-siswi SDIT Al Izzah.
BACA JUGA: Kembalikan Berkas, Abdul Salam Siap Kolaborasi untuk Banten Lebih Berprestasi
“Perlu kami sampaikan pertama bahwa sekolah kami sebelum ada program MBG bergulir, telah memberikan program makan siang kepada siswa-siswi kurang lebih 1500 siswa,” ujar Wawan, kepada Bantenraya.com.
Ia mengaku pihaknya punya pengalaman dalam mengelola menu makan siang dan dapur di lingkungan SDIT Al Izzah Serang.
“Kami punya pengalaman mengelola dapur di lingkungan sekolah,” ucap dia.
BACA JUGA: Saldo DANA Kaget Terbaru Pasti Dapat, Uang Rp300.000 Tiba-tiba Masuk ke Rekening
MBG Bukan Hanya untuk Lingkungan Yayasan Al Izzah Serang
Dengan pencanangan program MBG, pihaknya bersedia dan menyambut positif kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka menyelenggarakan penyediaan MBG untuk siswa-siswi khususnya di lingkungan Yayasan Al Izzah.
“Penyediaan MBG ini rencananya bukan hanya untuk di lingkungan Yayasan Al Izzah saja, tapi Lingkungan Kebaharan, dan Lingkungan Lopang dan di sekitar Kecamatan Serang sesuai dengan titik sekolah yang ditunjuk sebagai penerima manfaat MBG,” tandasnya. ***
















