BANTENRAYA.COM– Penentuan calon Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Banten semakin mengerucut.
Dari lima kandidat yang mengikuti seleksi terbuka, tiga nama akhirnya dinyatakan lolos oleh panitia seleksi (Pansel) dan akan segera diserahkan kepada Gubernur Banten Andra Soni untuk diusulkan ke Presiden RI Prabowo Subianto.
Dari ketiga nama tersebut, nama Deden Apriandhi Hartawan disebut-sebut sebagai kandidat terkuat dibanding dua kandidat lainnya.
Baca Juga: 185 Siswa Cilegon Ikuti Seleksi Beasiswa Kuliah ke China, Pemkot Siapkan 500 Kuota Gratis
Merespon hal itu, pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Banten sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Sekda Banten itu mengaku tidak ingin besar kepala dan menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada tim pansel yang telah memilihnya masuk ke dalam tiga besar calon Sekda Banten.
“Pertema, tentu saya mengucapkan terima kasih kepada tim pansel. Saya bersyukur, walaupun ini bukan kompetisi. Mudah-mudahan, hasilnya bisa membawa dampak positif bagi kemajuan Provinsi Banten,” kata Deden, Kamis, (12/6/2025).
Deden menjelaskan, dalam prosesnya seluruh kandidat memiliki kapasitas, kapabilitas, dan peluang yang sama.
Baca Juga: Tiga Nama Calon Sekda Banten Sudah Diserahkan ke Presiden, Andra Soni Ngaku Tidak Mau Cawe-Cawe
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan peran strategis Sekda ke depan.
“Sebetulnya nggak ada kuat atau nggak kuat. Semua punya kemampuan dan kesempatan yang sama. Harapannya, siapapun nanti yang terpilih, bisa menjadi pengarah terhadap OPD-OPD untuk sama-sama mensukseskan program prioritas nasional dan daerah sesuai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujarnya.
Saat ditanya apabila dirinya dipercaya untuk menduduki kursi Sekda Banten, Deden mengaku akan menjalankan tugas dan berkomitmen untuk membangun kerja sama lintas sektor.
Baca Juga: Belasan Orang Diduga Ditipu Calo Tenaga Kerja Janjikan Bisa Diterima di RSUD Labuan, Rugi Jutaan
Karena menurutnya, tidak ada pejabat yang bisa bekerja sendirian dalam birokrasi.
“Seperti yang saya tulis dalam makalah pada saat seleksi, kolaborasi itu penting. Sepintar apapun seorang ASN, tetap perlu kerja tim bersama kepala OPD, Gubernur, dan seluruh elemen pemerintahan,” katanya.
“Jadi tidak bisa berjalan sendiri, perlu kolaborasi. Insya Allah, siapapun Sekda-nya (yang terpilih,-red) nanti, yang penting baik untuk Banten,” tandasnya.
Baca Juga: Canon Rilis Lensa RF75-300mm Terbaru, Fotografer Pemula Bisa Auto Terlihat Jadi Seperti Pro
Sementara itu, di sisi lain, Gubernur Banten Andra Soni kembali menegaskan bahwa proses seleksi telah berjalan sesuai aturan dan bukan didasarkan pada kehendaknya pribadi.
“Proses seleksi sudah berjalan, dan ini bukan soal keinginan gubernur. Semua kandidat punya kesempatan yang sama. Gubernur hanyalah user. Pansel yang menilai dan memberi rekomendasi. Yang menentukan tetap nanti pak Presiden,” kata Andra.
Kendati demikian, Andra menekankan bahwa idealnya sosok Sekda harus memahami kompleksitas birokrasi dan memiliki pengalaman lintas bidang, terutama di sektor keuangan dan perencanaan.
Baca Juga: Spoiler The First Night with the Duke Episode 2 Sub Indo: Aksi Kocak Sun Chaek Bikin Yi Beon Ilfeel?
“Sekda itu harus menguasai semua permasalahan di Banten. Pengalaman manajerial di berbagai OPD jadi syarat penting,” ujarnya.
Sebagai informasi, penetapan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten saat ini telah mengerucut ke tiga besar nama calon dari yang sebelumnya lima nama calon.
Ketiga nama yang direkomendasikan tim pansel adalah Deden Apriandhi Hartawan yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Banten dan juga Plh Sekda Banten, kemudian, Nana Supiana yang menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Banten, dan Rina Dewiyanti yang saat ini menjabat sebagai Kepala BPKAD Provinsi Banten dan Komisaris Utama Bank Banten.
Baca Juga: ATSI Buka Suara Soal Dugaan Kerugian Rp63 Triliun Akibat Kuota Internet Hangus: Kami Percaya…….
Sementara, dua kandidat lainnya yang tersingkir yakni Asda I Provinsi Banten Komarudin dan Kepala DP3AKKB Provinsi Banten sekaligus Plt Inspektur Banten, Sitti Ma’ani Nina. ***

















