BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kecamatan Ciruas bersama kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menggelar lomba pemanfaatan pekarangan rumah.
Dalam lomba pemanfaatan pekarangan rumah memiliki ketentuan dengan menanam tanaman cabai dalam rangka memperingati HUT ke-79 RI.
Namun lomba pemanfaatan pekarangan rumah ini kurang diminati warga walaupun pihak kecamatan sudah menyiapkan hadiah menarik.
Baca Juga: RKUD Pindah, Gaji ASN Pemkot Serang Dibaway Lewat ke Bank Banten per September 2024
Sekretaris Camat Ciruas Saati Sauqoh mengatakan, sosialisasi perlombaan pemanfaatan pekarangan rumah telah dilakukan jauh-jauh hari namun warga yang ikut berpartisipasi masih sedikit.
“Sosialisasi dari Januari sudah kita lakukan, tapi sampai saat ini baru ada enam warga yang mendaftar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 30 Juli 2024.
Adapun pelaksanaan lomba pemanfaatan pekarangan rumah sendiri dimulai dari bulan Mei lalu dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 RI.
“Lombanya dari tanggal 3 Mei dan pengumumannya nanti tanggal 17 Agustus. Jadi tanaman cabai yang ditanam dari biji terus tumbuh dan di bulan Agustus akan kita nilai,” katanya.
Ia mengungkapkan, sebagai apresiasi pihak kecamatan telah menyiapkan hadiah dengan Rp2 juta untuk tiga orang pemenang.
“Kalau dari hadiah kita sudah siapkan dengan lumayan bagus. Untuk juara 1 kita siapkan hadiah Rp1.000.000, juara 2 dapat Rp600.000 dan juara 3 dapat Rp400.00,” tuturnya.
Baca Juga: Serahkan RKUD, Bank Banten Klaim Bisa Percepat Pemenuhan Kebutuhan Pemda
Saati menilai, alasan masih minimnya warga yang ikut serta dalam perlombaan ini karena banyak masyarakat yang belum bisa beradaptasi dengan adanya tanaman di lingkungan rumah.
“Mungkin karena mereka merasa baru menanam di pekarangan rumah, jadi kemungkinan meraka juga masih belum bisa menanmnya,” paparnya.
Ia berharap, masyarakat bisa lebih peduli dengan penghijauan di sekitar lingkungan rumah mereka agar lebih sehat dan asri.
Baca Juga: Kadisparpora Kota Serang Ditahan Kejaksaan, Pemkot Pilih Bungkam
“Ditanaman kan ada CO2nya dan itu bisa membuat kita menyerap udara dengan segar, saat ini kan di Ciruas masih banyak debu-debu dari kendaraan yang lalu-lalang, jadi lomba ini juga sebenarnya ada manfaatnya.” katanya. ***


















