BANTENRAYA.COM – Ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran membuat makanan ringan berupa stik daun kelor.
Makanan ringan berupa stik daun kelor ini akan dijadikan produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dikelola ibu-ibu PKK.
Nantinya stik daun kelor tersebut bakal dipromosikan dan dipamerkan ketika ada penilaian LKBA pada bulan Agustus mendatang.
Baca Juga: Terjun dari Ketinggian 15 Meter, Pemotor Tewas di Perlintasan Kerata Api di Kabupaten Serang
Ketua PKK Desa Tanjungsari Ita Yunita mengatakan, pembuatan stik daun kelor tersebut merupakan inisiatif dari anggotanya untuk dijadikan UMKM unggulan.
“Kita dari Ibu PKK berinisiatif untuk membuat stik daun kelor karena kita ingin nantinya makanan ini jadi UMKM unggulan khas Desa Tanjungsari yang dikenal banyak orang,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Selasa 30 Juli 2024.
Ia mengaku dipilihnya daun kelor sebagai bahan utama pembuatan stik lantaran daun kelor dinilai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Baca Juga: Peras Pengusaha Tambak Udang Rp310 Juta, Kades Pagelaran Divonis 4 Tahun Penjara
“Karena daun kelor itu banyak mengandung vitamin dan protein, jadi manfaatnya banyak dan disukai semua kalangan mulai dari anak, remaja, hingga dewasa,” katanya.
Menurut penuturannya stik daun kelor tersebut belum ada di desa-desa lain sehingga hal tersebut menjadi peluang untuk dikembangkan di Desa Tanjungsari.
“Alhamdulilah pencetus stik daun kelor ini adalah desa Tanjungsari dan adanya juga di sini doang di desa-desa lain masih belum ada,” paparnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Sewa Lahan Negara Secara Ilegal, Kadispora Kota Serang Ditahan Kejari Serang
Ita mengungkapkan, nantinya stik daun kelor tersebut akan dipamerkan saat penilaian LKBA dan diharapkan bisa diterima dipasar secara luas.
“Kita akan memasarkan ke media online terlebih dahulu kemudian kalau berhasil kita akan memasarkan ke tingkat pasar yang lebih tinggi,” jelasnya. ***



















