BANTENRAYA.COM – Ombudsman Banten menerima keluhan dari masyarakat terkait mudik Lebaran 2024.
Banyak keluhan yang disampaikan masyarakat ke Ombudsman Banten salah satunya adalah sulitnya mendapatkan tiket kapal Ferry melalui aplikasi Ferizy.
“Ombudsman menerima banyak keluhan masyarakat di antaranya terkait terkendalanya pembelian tiket secara online melalui aplikasi Ferizy,” kata Kepala Ombudsman Banten Fadli Afriadi.
Baca Juga: JB Tunjuk Hasbi Jadi ‘Putra Mahkota’, Diminta Maju di Pilkada 2024
Akibat kesulitan mendapatkan tiket itu, maka pemudik akhirnya membeli tiket melalui jasa penjualan tiket yang ada di sepanjang jalan menuju pelabuhan Ciwandan.
Pemudik membelitiket dari jasa penjual tiket dengan harga Rp90.000. Sedangkan bila melalui online harganya hanya Rp62.000.
“Jadi ada selisih Rp28.000,” katanya.
Baca Juga: Bulat Dukung Iip Makmur, Kader PKS Lebak Deklarasi Dukungan Maju di Pilkada 2024
Terkait fasilitas, masyarakat mengeluhkan fasilitas umum di Pelabuhan Ciwandan yang belum memadai.
Mereka juga mengeluh tentang jam keberangkatan kapal yang tidak memadai sehingga pemudik tidak harus menunggu berjam-jam.
Jika membandingkan antara fasilitas dan pelayanan di Pelabuhan Merak dan Ciwandan, maka fasilitas di Merak lebih memadai.
“Kami berharap fasilitas yang kami terima sama dengan di Merak karena harga tiket yang kami bayarkan sama,” begitu kata Fadli menirukan ucapan pemudik. ***
















