BANTENRAYA.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak atau DJP Provinsi Banten melatih 40 usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM di Kota Cilegon.
Pelatihan terhadap UMKM dilakukan agar para pelaku usaha kecil tersebut bisa menembus pasa ekspor.
Kepala Kanwil DJP Banten Cucu Supriatna mengatakan, agenda tersebut merupakan upaya untuk menekan angka pengangguran di Banten, dengan cara melatih UMKM terutama menyasar pada pasar global, melalui perkembangan teknologi.
“Dari 269 juta jiwa Penduduk Indonesia, sebanyak 175,4 juta telah menggunakan internet, tentunya tidak heran apabila digital marketing ini berkembang pesat di negara kita. Terlebih lagi, saat ini jumlah pelaku UMKM lebih dari 64 juta dengan kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 61 persen,” kata Cucu dalam keterangan tertulis yang diterima Banten Raya, Selasa, 30 Januari 2024.
Baca Juga: Nonton A Shop For Killers Episode 5 dan 6: Jam Tayang, Link Nonton, dan Spoiler
Cucu melanjutkan, sebanyak 40 UMKM ikut dalam agenda bertajuk Business Development Services mengusung tema ‘Pemasaran Digital, UMKM Siap Ekspor’ serta menggelar produknya di Bazar UMKM Kantor Pelayanan Pajak atau KPP Pratama Cilegon.
“Dengan kegiatan BDS ini UMKM semakin maju, berkembang, dan tentunya naik kelas, serta berorientasi ekspor sehingga menjadikan UMKM kita menjadi Pahlawan Devisa dan APBN bagi bangsa dan negara kita tercinta,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala KPP Pratama Cilegon Triyani Yuningsih menyampaikan BDS adalah wujud nyata kepedulian DJP pada pengembangan UMKM.
“Disisi lain ada harapan, BDS dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak bagi UMKM dan seluruh masyarakat,” paparnya.
Ia juga mengajak semua pihak mendukung KPP Pratama Cilegon untuk meraih predikat ZI-WBBM (Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) Tahun 2024.
“Karena KPP telah berupaya dan senantiasa berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.
Sebagai informasi, Acara BDS dihadiri pula oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian, ia memberi arahan kepada UMKM untuk tetap eksis dan berkembang, juga mengajak seluruh warga Cilegon untuk taat pajak, diantaranya dengan segera melaporkan SPT Tahunan dan melakukan pemadanan NIK menjadi NPWP. ***















