BANTENRAYA.COM- Sejumlah organisasi kemahasiswaan di Kota Cilegon meminta agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon tetap kritis dalam dalam mengawal janji politik Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta.
Aspirasi mahasiswa itu disampaikan saat kunjungan sejumlah organisasi mahasiswa ke Ruang Kerja Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj, Selasa 14 September 2021.
Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj menyambut hangat kedatangan perwakilan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Himpunan Mahasiswa Islam, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Ketua PMII Kota Cilegon Muhammad Revaldi mengatakan, mendukung DPRD Kota Cilegon kembali lagi kepada fungsinya menjalankan fungsi kontrol untuk mengawasi kebijakan eksekutif. “Sebagai mahasiswa kami mengingatkan agar DPRD Cilegon tidak lupa dengan fungsinya sebagai fungsi kontrol terhadap Pemkot Cilegon,” pintanya.
Revaldi juga meminta agar DPRD Kota Cilegon mengingatkan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta tidak terlalu banyak pencitraan. Pihaknya berharap, janji politik kepala daerah benar-benar direalisasikan.
Revaldi juga meminta DPRD Kota Cilegon tidak anti kritik. Adanya aksi mahasiswa di Kantor DPRD Kota Cilegon jangan sampai dibalas dengan tindakan represif petugas keamanan. “Kami meminta DPRD Kota Cilegon agar minta maaf atas tindakan represif petugas keamanan terhadap aksi mahasiswa beberapa waktu lalu,” pintanya.
Baca Juga: Peserta CPNS Pandeglang yang Tak Taat Prokes Terancam Dipulangkan, Wajib Pakai Masker 3 Lapis
Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj menyampaikan terima kasih ketika mendapatkan dukungan dari mahasiswa agar DPRD Kota Cilegon tetap kritis menjadi kontrol Pemkot Cilegon. “Mahasiswa juga support kami untuk terus menjadi tumpuan aspirasi kawan-kawan mahasiswa,” kata Isro.
Politisi Partai Golkar ini juga mengaku siap menyampaikan aspirasi mahasiswa. “Seperti program beasiswa full sarjana yang saat ini digaungkan Pemkot Cilegon sosialisasinya juga belum maksimal, karena masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui program itu,” ujarnya.
“Program kampanye Walikota Cilegon Helldy Agustian juga seperti bantuan UMKM (Udaha Mikro Kecil Menengah) prosesnya seperti apa, masih banyak yang belum tahu, kami aka mengawal janji politik kepala daerah,” timpalnya.
Baca Juga: Wuling Cilegon Masih Memberikan Relaksasi PPnBM 100 Persen
Isro juga berharap, mahasiswa turut kritis terhadap Pemkot Cilegon, bisa ikut sama-sama mengontrol jalannya pemerintahan.
“Kami DPRD Cilegon juga tidak ada anti kritik, kami sangat terbuka. Adanya kejadian beberapa waktu lalu terkait tindakan represif petugas keamanan DPRD Kota Cilegon, kami minta maaf kepada kawan-kawan mahasiswa ” ucapnya. ***
















