SERANG, BANTEN RAYA- Peserta seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 yang positif Covid-19 tetap diberikan pilihan untuk dapat mengikuti ujian computer asisted tes (CAT).
Seleksi PPPK melalui uji CAT ini akan dilaksanakan di SMKN 1 Serang dan SMKN 2 Serang, Kota Serang, mulai besok Senin sampai Kamis 13-16 September 2021.
Panitia akan menyediakan tempat khusus bagi peserta tes PPPK yang positif Covid-19.
Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar pada Dindikbud Kota Serang Dadan menjelaskan,
apabila ada peserta tes calon PPPK yang kedapatan positif Covid-19, pihaknya tetap memberikan pilihan untuk mengikuti tes ujian atau menjadwalkan ulang.
Baca Juga: Kode Infinity Kingdom 13 September 2021, Buruan Ambil
“Yah apakah dia mau ikut tes atau gak? kalau gak cepet laporan, nanti dilaporkan ke pusat, supaya dibuat jadwal susulan. Tetapi jika bersedia dan siap ikut tes silakan datang kesana dengan menyerahkan hasilnya positif Covid-19. Di sana kabarnya akan disediakan tempat khusus,” jelas Dadan kepada bantenraya.com, Minggu 12 Septeber 2021.
Dadan menerangkan, setiap peserta yang akan mengikuti tes ujian CAT PPPK guru wajib menunjukkan hasil rapid antigen dan vaksinasi dosis pertama. Karena itu bagian dari persyaratan untuk mengikuti tes ujian PPPK.
“Kalau tidak bisa menunjukkan swab antigen dan vaksin dosis pertama, peserta wajib menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter,” jelas dia.
Baca Juga: Warga Baduy yang Selesai Lakukan Perekaman Sebagian Sudah Terima e-KTP
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dindikbud Kota Serang Zeka Bachdi mengatakan, jumlah peserta tes CAT PPPK guru sebanyak 1.171 orang. Pelaksanaan tes seleksi PPPK guru dibagi empat gelombang. Gelombang pertama sampai ketiga masing-masing 296 orang, dan gelombang keempat sebanyak 283 orang.
“Besok gelombang pertama pesertanya 296 orang,” ujar Zeka.
Ia menjelaskan, jadwal pelaksanaan tes ujian calon PPPK guru dibagi dua sesi. Sesi pertama digelar pukul 07.00-10.00, sedangkan sesi kedua dimulai pada pukul 10.00-13.00.
“Satu sesi menghabiskan waktu 170 menit,” ucap dia.
Baca Juga: Busyet, Harga Minyak Goreng Kemasan Melonjak Hingga Rp 16 Ribu Per Liter
Zeka mengatakan, berdasarkan data jumlah guru yang diswab ada sebanyak 1.171 orang. Ribuan guru yang akan diswab itu dibagi empat gelombang. Gelombang pertama sampai gelombang ketiga masing-masing sebanyak 296 orang, dan gelombang keempat sebanyak 283 orang.
“Hari ini gelombang pertama 236 orang yang sudah diswab antigen dari target sasaran 296 orang. Alhamdulillah yang diswab ini hasilnya negatif. Yang tidak datang hari ini mungkin sudah diswab mandiri atau besok pagi datangnya sebelum mereka ujian sesi kedua,” ujar Zeka.
Ia menjelaskan, tes swab antigen ini dilaksanakan empat gelombang yang dipusatkan di SDN 2 Serang sampai empat hari kedepan.
Baca Juga: Persita Lupakan Kekalahan, Tatap Laga Melawan Persela
“Yang diswab hari ini untuk mengikuti tes ujian PPPK guru besok Senin 13 September 2021. Besok Senin sampai Rabu itu peserta swab gelombang kedua sampai keempat. Peserta harus menunjukkan hasil swab antigen H-1 dan kartu vaksin minimal dosis pertama,” jelas dia.
Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kota Serang Ratu Ani Nuraeni menerangkan, rapid antigen ini dipilih lantaran hasilnya lebih cepat dalam mengetahui kondisi kesehatan para peserta.
“Kenapa yang dipilih rapid antigen karena hasilnya cepat ketahuan siapa yang positif dan negatif,” terang Ani.
Ia mengungkapkan, program swab gratis untuk PPPK ini pun melayani peserta calon tes dari daerah lain yang tes di Kota Serang.
Baca Juga: Angkat Besi Banten Fokus Latihan Jelang ke PON Papua
“Apabila ada peserta yang bukan dari peserta guru P3K yang datang kesini bisa dilayani swab antigen,” katanya.
***


















