BANTENRAYA.COM – Pemkot Serang bakal menggelar operasi pasar (OP) di 7 titik lokasi di Kota Serang.
Operasi pasar dilakukan sebagai upaya penanganan laju inflasi terhadap ketersediaan bahan pokok, dan keterjangkauan harga jelang Natal dan Tahun Baru 2024.
Rencana operasi pasar ini terungkap dalam acara high level meeting triwulan IV di Saung Ende, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis 14 Desember 2023.
Baca Juga: Produksi Padi Kota Serang Anjlok 8,68 Persen, Mudah-mudahan Tak Berlanjut
Acara high level meeting dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin dan beberapa pejabat Pemkot Serang turut pula mengikuti acara tersebut.
Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi pasar dalam penanganan laju inflasi di Kota Serang.
“Insyaallah hari Senin (18 Desember) bersama Bulog kita adakan operasi pasar di Pemkot sebagai titik awal dan di enam kecamatan,” katanya.
“Mungkin kawan-kawan dari BI bisa membeli lebih banyak. Kemudian kita salurkan bersama-sama ke masyarakat. Dari BUMD juga siap membantu,” ujarnya.
Ia mengakui ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, sehingga hal itu perlu dilakukan penanganan agar tidak terjadi inflasi.
“Kami terjun langsung sampai hari ini yang utama cabai merah, bawang merah Rp 30 ribu, bawang putih Rp 30 ribu, beras cukup tinggi paling bagus di level Rp16 ribu yang super. Ke bawahnya lagi Rp13 ribu per liter,” katanya.
Sementara daging merah lokal dikisaran Rp 135 ribu per kilogram (kg), dan daging merah impor dikisaran Rp 85 ribu per kg.
“Makanya hari Senin kami minta Bulog untuk menjual dengan harga serendah mungkin. Kalau bisa membuat paket harga murah, agar bisa diterima oleh masyarakat di Kota Serang,” tutur dia.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Marak Akibat Minimnya Pendidikan dan Pengenalan Anatomi Tubuh
Menurut Yedi, penanganan laju inflasi di Kota Serang berjalan dengan baik, dan mengalami kenaikan, namun dapat teratasi karena semua kebutuhan masyarakat aman.
“Untuk enam bulan ke depan Insya Allah stok pangan aman kita punya ,” kata Yedi Rahmat.
Ia menjelaskan, penanganan inflasi merupakan intervensi langsung dari pemerintah pusat untuk mengendalikan ekonomi.
“Alhamdulillah di Kota Serang termasuk yang bagus,” jelas Yedi.
Baca Juga: Kilah Bawaslu Kota Cilegon Belum Juga Tertibkan Stiker One Way Angkot, Singgung Soal Efektivitas
Beberapa waktu lalu, Yedi melakukan monitoring ke Pasar Induk Rau (PIR). Monitoring itu dilakukan untuk mengecek harga kebutuhan bahan pokok.
Yedi Rahmat juga meminta kunjungan ke pasar harus dilakukan secara rutin, sehingga bisa mengontrol laju inflasi di Kota Serang.
“Kunjungan ke pasar-pasar harus lebih ditingkatkan secara rutin. Secara tidak resmi. Supaya kita tahu harga kebutuhan bahan pokok setiap hari,” katanya.
Baca Juga: Preview My Demon Episode 7 Sub Indo: Noh Suk Min Berulah, Do Do Hee Dalam Bahaya?
Sekda Kota Serang Nanang Saefudin memprediksi menjelang Natal dan Tahun Baru 2024 harga kebutuhan bahan pokok bakal melonjak, karena suplai dan demand-nya pun mengalami kenaikan.
Operasi Pasar diharapkan sangat membantu secara psikis masyarakat Kota Serang.
“Kalau ada operasi pasar pedagang tidak bisa semena-mena menaikkan harga kebutuhan bahan pokok,” kata Nanang Saefudin, dalam sambutannya.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Tentang Mewujudkan Cinta dan Peduli Terhadap Palestina
Ia juga mengungkapkan, Kota Serang mempunyai cadangan beras sebanyak 136 ton.
“Kita sudah punya cadangan beras 136 ton. Kalau memang dibutuhkan. Tinggal dikoordinasikan dengan OPD terkait,” kata Nanang Saefudin.
Nanang Saefudin menerangkan, dari tahun ke tahun inflasi di Kota Serang mengalami penurunan yang signifikan.
Bila membandingkan bulan November 2022 dengan November 2023, angka inflasinya sangat jauh.
“Inflasi kita year to year Alhamdulillah sekarang kita mengalami penurunan yang signifikan. Di bulan November 2022 inflasi Kota Serang 7,6 persen,” katanya.
“Itu kita termasuk tertinggi waktu itu masuk 10 besar. Sekarang inflasi kita di bulan November 2023 turun jadi 2,23,” terang dia.
Baca Juga: Bertabur Bintang, Inilah Para Pengisi Suara Film The Boy and The Heron Versi Jepang dan Inggris
Ia berharap kepada OPD terkait untuk segera menindaklanjutinya, agar inflasi Kota Serang kembali turun.
“Saya berharap ini ditindaklanjuti oleh OPD masing-masing,” pintanya. ***
















