Selasa, 10 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Kanal Banten Lama Minim Pengaman, Berpotensi Telan Korban Lagi

Dewa Oleh: Dewa
7 Juni 2021 | 13:30
Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

SERANG, BANTEN RAYA- Kanal Banten Lama yang masih dalam proses pembangunan rawan dimasuki anak-anak dan berpotensi membahayakan mereka. Sebab, tidak ada pengaman berupa seng atau semacamnya yang menutup area ini agar tidak dapat dimasuki anak-anak.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, pada Jumat (4/6/2021) kemarin, empat anak tenggelam di kanal ini, dan tiga di antaranya meninggal dunia.

Pantauan bantenraya.com di lapangan, kanal yang berada di sebelah timur Benteng Surosowan itu seperti baru selesai dibangun. Namun masih ada sejumlah titik yang perlu dilakukan sentuhan akhir. Di lokasi di mana empat anak-anak tenggelam, pinggiran kanal tampak masih berupa tanah dan belum ditutup dengan tegel.

Tidak ada penghalang berupa seng atau semacamnya yang mencegah seseorang masuk ke kanal. Lokasi itu sangat mudah dimasukin orang, termasuk anak-anak.

Sebelumnya, ketika pertama kali penggalian kanal, lokasi ini ditutup menggunakan penutup. Sehingga tidak ada yang bisa masuk kecuali melalui pintu keluar-masuk kendaraan proyek. Namun setelah setengah jadi, penghalang itu pun ditiadakan. Hanya ada peringatan bahaya berupa tulisan kecil bertuliskan “Bahaya. Kedalaman 3 Meter. Dilarang berenang” yang dipasang di sejumlah tiang kanal.

Damyati, salah seorang pedagang bakso yang lokasi berjualannya persis di depan kanal mengatakan, hampir setiap sore ada anak-anak yang bermain di kanal yang memiliki kedalaman tiga meter itu. Anak-anak itu umumnya merupakan warga sekitar. “Kadang ada sampe tujuh anak,” katanya, Minggu (6/6/2021).

Ia menuturkan, para pedagang seperti dirinya sebetulnya sudah cukup sering memperingatkan dan melarang anak-anak itu untuk berenang dan bermain di kanal. Namun, peringatan dan larangan itu biasanya tidak digubris. “Bahkan kadang malah nyiramin pake aer,” ujarnya.

Damyati mengungkapkan, sebelumnya pada proyek pengerjaan Terminal Banten Lama yang berada di Kawasan Penunjang Wisata Banten Lama, dua anak juga tenggelam dan meninggal dunia. Sehingga menurutnya, seharusnya pada proyek selanjutnya harus lebih berhati-hati dan menutup celah kemungkinan dari masuknya anak-anak ke lokasi proyek.

BACAJUGA:

OJK cabut izin BPR Koperindo Jaya. (Dokumentasi OJK)

Bank Bangkrut Bertambah, OJK Cabut Izin BPR Koperindo Jaya

10 Maret 2026 | 12:41
Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan di Kalimati Kroya Lama untuk Atasi Banjir

Atasi Banjir di Lingkungan Kroya Lama, Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan

10 Maret 2026 | 10:46
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, peringati Hari Musik Nasional

Peringati Hari Musik Nasional, Fadli Zon Dorong Musik Tradisi hingga Kontemporer Perkuat Ekosistem

10 Maret 2026 | 10:13
Walikota Cilegon Robinsar berjanji memperbaiki mobil Avanza milik warga yang tertimpa runtuhan tembok belakang Rumah Dinas Walikota

Robinsar akan Perbaiki Mobil Warga yang Tertimpa Runtuhan Tembok Rumah Dinas Walikota Cilegon

10 Maret 2026 | 09:54

Menurutnya, pada hari kejadian Jumat sore tidak ada pedagang yang berjualan. Padahal, di sepanjang depan kanal ada banyak gubuk pedagang. Para pedagang itu berjualan pada Kamis malam karena Banten Lama biasanya ramai pada malam Jumat. Pada siang dan sore hari Jumat sepi sehingga tidak ada pedagang yang menyaksikan kejadian itu.

Sementara itu, Ali Misri, ayah dari Ayu (9 tahun), salah seorang korban yang meninggal dunia di kanal mengatakan, saat kejadian ia sedang tidak ada di rumah karena sedang bekerja. Karena itu Ali tidak mau berbicara banyak karena tidak mengetahui secara persis kejadian itu.

BACA JUGA: 3 Bocah Tewas Tenggelam di Proyek Kanal Banten Lama

Lurah Banten, Kecamatan Kasemen, Hizbulloh mengatakan, ia melihat kecelakaan yang menyebabkan tiga anak meninggal dunia merupakan kelalaian dari kontraktor. Sebab lokasi pembangunan kanal masih dalam proses pembangunan, sehingga pemborong harus bisa memastikan lokasi proyek menjadi lokasi yang aman.

“Saya melihat ini unsur kelalaian dari kontraktor,” katanya.

Hizbulloh menuturkan, Muspika Kecamatan Kasemen sudah mendesak pihak kontraktor agar segera membuat lokasi proyek lebih aman. Sehingga tidak ada lagi korban lain yang berjatuhan setelah adanya tiga anak yang tenggelam dan meninggal dunia. (tohir/rahmat)

Editor: Administrator
Tags: Proyek Kanal Banten
Previous Post

100 Hari Kerja, Ini Deretan Capaian Program Helldy-Sanuji

Next Post

Beredar Video Diduga Pimpinan Ponpes Tuding Uday Suhada Sebar Hoaks

Related Posts

OJK cabut izin BPR Koperindo Jaya. (Dokumentasi OJK)
Daerah

Bank Bangkrut Bertambah, OJK Cabut Izin BPR Koperindo Jaya

10 Maret 2026 | 12:41
Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan di Kalimati Kroya Lama untuk Atasi Banjir
Daerah

Atasi Banjir di Lingkungan Kroya Lama, Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan

10 Maret 2026 | 10:46
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, peringati Hari Musik Nasional
Daerah

Peringati Hari Musik Nasional, Fadli Zon Dorong Musik Tradisi hingga Kontemporer Perkuat Ekosistem

10 Maret 2026 | 10:13
Walikota Cilegon Robinsar berjanji memperbaiki mobil Avanza milik warga yang tertimpa runtuhan tembok belakang Rumah Dinas Walikota
Daerah

Robinsar akan Perbaiki Mobil Warga yang Tertimpa Runtuhan Tembok Rumah Dinas Walikota Cilegon

10 Maret 2026 | 09:54
Walikota Serang Budi Rustandi saat meninjau langsung penanganan banjir di Kalimati Kroya Lama, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin 9 Maret 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)
Daerah

Jalankan Mandat Gubernur Andra Soni, Walikota Budi Rustandi Kawal Langsung Penanganan Banjir di Kalimati Kroya Lama

9 Maret 2026 | 21:41
Istana Surosowan terlihat dari udara. Istana Surosowan hancur akibat perang antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan anaknya Sultan Haji yang dibantu oleh Belanda. (Dokumentasi DJKN Banten)
Daerah

Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

9 Maret 2026 | 21:14
Load More

Popular

  • Ilustrasi masyarakat miskin di perkotaan. Foto dibuat menggunakan AI. (freepik.com)

    Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Ilmiah Safari Lirboyo Banten Menyapa Kabupaten Pandeglang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Budi Rustandi Turun Tangan Bredel Spanduk Liar di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Pemkot Cilegon Dibuka Transparan, Warga Bisa Akses Cukup Via Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak Keluhan Menu MBG, Pemkot Serang Buka Posko Pengaduan Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Gratis Tak Pakai Bus Abal-abal, Dishub Kota Cilegon Jamin Semua Sudah Dicek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Serang Susun Piket Kepala OPD Saat Libur Lebaran Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

OJK telah menutup total 5 bank hingga 9 Maret 2026. (Dokumentasi OJK)

Triwulan I 2026 Belum Beres OJK Sudah Cabut Izin 5 Bank, Cek Daftarnya

10 Maret 2026 | 12:59
OJK cabut izin BPR Koperindo Jaya. (Dokumentasi OJK)

Bank Bangkrut Bertambah, OJK Cabut Izin BPR Koperindo Jaya

10 Maret 2026 | 12:41
Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan di Kalimati Kroya Lama untuk Atasi Banjir

Atasi Banjir di Lingkungan Kroya Lama, Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan

10 Maret 2026 | 10:46
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, peringati Hari Musik Nasional

Peringati Hari Musik Nasional, Fadli Zon Dorong Musik Tradisi hingga Kontemporer Perkuat Ekosistem

10 Maret 2026 | 10:13

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda