BANTENRAYA.COM – Viral di media sosial adanya DDD challenge atau destroy dick December sedang ramai diperbincangkan selama bulan Desember 2021.
Tantangan destroy dick December atau DDD challenge sendiri akan di mulai 1 hingga 31 Desember 2021.
Dikutip dari nosimpseptember.com diketahui bahwa DDD challenge atau destroy dick December adalah tantangan untuk masturbasi selama satu bulan penuh.
Baca Juga: Kemenhub Terbitkan Maklumat Pelayaran, Ada Apa?
DDD challenge memiliki jumlah tantangan menyesuaikan dengan tanggal.
DDD challenge sebenarnya tidak berbeda jauh dengan tantangan pada November 2021 lalu, yakni NNN Challenge atau no nut November. Yakni pantang masturbasi sebulan penuh selama November.
Oleh karena itu, DDD challenge atau destroy dick December ini dinilai berbahaya bagi Kesehatan pria khususnya dan dinjurkan untuk jangan sampai diikuti.
Baca Juga: Sidak RSUD Cilegon, Komisi II DPRD Temukan Alat CT Scan Rusak
Sebab, banyak efek berbahaya yang akan mengganggu kesehatan apabila mengikuti DDD challenge.
Dilansir Bantenraya.com dari lifepack.id, di bawah ini adalah bahaya atau efek samping jika mengikuti DDD challenge.
Bahkan tantangan tersebut dapat dikategorikan berbahaya karena jika pria melakukan masturbasi secara terus menerus akan berakibat fatal pada Kesehatan.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2021, Pilih Desain Terbaik untuk Diunggah di Medsos
1. Pemicu Kanker Prostat
Kanker prostat sampai saat ini masih menjadi momok terbesar pada para pria. Penyakit kanker ini diklaim dapat terjadi karena berbagai hal.
Salah satunya kebiasaan berhubungan seksual serta masturbasi.
Penelitian menyebut bahwa kebiasaan onani pun bisa menjadi salah satu pemicu penyakit kanker prostat ini.
Baca Juga: Ratusan Pendekar Kawal Pembongkaran THM Alexa di JLS, Aman Tanpa Perlawanan
Dari 34 persen dari sampel pria yang menderita kanker prostat dipastikan memiliki kebiasaan onani sejak usia 20-an.
Penyebab utama dari kanker prostat adalah hormon. Hormon ini yang rupanya meningkat seiring dengan kebiasaan para pria tersebut untuk masturbasi.
Walaupun saat ini kanker prostat bisa dicegah serta diatasi dengan terapi hormon, tak ada salahnya juga menghindari penyebabnya.
Baca Juga: Masuk Wilayah Aglomerasi, Kota Tangsel Masih Terapkan PPKM Level 2
2. Luka pada Penis yang Parah
Kebiasaan masturbasi yang tidak tepat bahkan berlebihan juga memiliki resiko lain.
Barbara Bartlik, seorang sex therapist mengungkap bahwa salah satu keluhan terbesar dari pasiennya karena masturbasi adalah penis terluka ataupun iritasi.
Baca Juga: Money Heist Akan Di-remake ke Versi Korea, Park Hae Soo Didapuk Jadi Pemeran Utama
Iritasi pada penis karena masturbasi kerap kali terjadi bila keadaan tidak bersih, terlalu kering, sampai memaksakan untuk melakukan cara-cara tertentu.
Masturbasi dengan berbagai cara yang tidak tepat ini pun kerap kali membuat penis sampai patah.
Ini juga sering terjadi pada pria yang menggunakan alat bantu seksual saat masturbasi.
Baca Juga: Tanpa Perlawanan, Pembongkaran Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Serang Berjalan Mulus
Iritasi pada penis kerap kali berukuran kecil dan tak diperhatikan. Satu hal ini dapat berbahaya karena menjadi masuknya kuman dan meningkatkan resiko penyakit kelamin atau pun menular seksual.
3. Terjadinya Disfungsi Seksual
Menurut Dokter Michael A. Perelmen, mengungkap tentang risiko lain yang terjadi karena masturbasi.
Baca Juga: 10 Berita Terpanas November 2021, Ada Nama Vanessa Angel hingga WSBK Mandalika
Kebiasaan masturbasi yang berlebihan kerap kali membuat para pria kesulitan mendapatkan kenikmatan pada saat berhubungan seksual dengan pasangan.
Bila hal ini terus berlanjut, maka besar kemungkinan akan terjadi disfungsi seksual.
Keadaan ini pula yang nantinya dapat menyebabkan pria mengalami kemandulan. ***



















