BANTENRAYA.COM – Mengisi waktu luang selama menjalankan ibadah puasa dengan menonton konten di media sosial tentu mengasyikan.
Terlebih, menonton konten mukbang sangat menghibur meski tengah menjalani puasa.
Melihat konten kreator yang mengenalkan dan menyantap makanan dengan antusias, sangat menikmati saat menyaksikan konten mukbang.
Sehingga tanpa sadar ketika tengah menonton konten mukbang ada rasa tergiur terhadapnya.
Adapun konten mukbang yaitu suatu kegiatan menyantap makanan dengan menyiarkannya di media sosial.
Baca Juga: Rumah Zakat Raih Opini WTP 19 Kali Berturut-turut, Pengelolaan Dana Capai Rp 401 Miliar
Sedangkan puasa merupakan menahan diri dari makan maupun minum serta dari segala perbuatan yang dapat membatalkannya.
Meski tidak mencicipi makanannya, tetapi tak jarang tergiur terhadap makanan dalam konten mukbang tersebut.
Dengan begitu, timbul pertanyaan apakah boleh menonton konten mukbang ketika tengah berpuasa.
Pendakwah sekaligus penulis tanah air, Habib Husein Jafar menjawab mengenai hal tersebut.
“Kalau lagi puasa boleh nonton mukbang gak?” Tanya warganet kepada Habib Husein Jafar.
Baca Juga: 100 Hari Kerja Budi-Agis Komitmen Tidak Ada Sekolah Roboh dan Warga Kelaparan
Menurut Habib Husein Jafar, menonton mukbang akan menyiksa diri sendiri sehingga akan memperburuk keadaan.
“Anda kira mukbang akan mengenyangkan, yang ada makin menyiksa diri Anda gitu,” ungkapnya.
“Itukan memperburuk keadaan, Anda makin terasa lapar,” sambungnya seperti yang dikutip dari kanal YouTube BINUSTV Channel.
Habib Husein Jafar lebih lanjut bahwa menonton mukbang dapat mengurangi keutamaan berpuasa.
“Tapi ya pasti dia (mukbang) akan mengurangi keutamaan berpuasa,” tambahnya.
Baca Juga: 15 Ide Menu Takjil untuk Buka Puasa Ramadhan 2025, Dijamin Enak dan Mudah
“Karena berpuasa itu seharusnya dinikmati jangan dianggap sebagai beban, itu tolak ukur puasa Anda baik atau tidak,” jelasnya.
“Ketika sudah bisa menikmati puasa Anda, bisa enjoy dengan puasa Anda, itu berarti Anda sudah lumayan lah tipis-tipis surga,” pungkasnya.***



















