BANTENRAYA.COM – Shalat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan.
Shalat dhuha memiliki banyak manfaat dan sering dilaksanakan oleh Rasulullah juga para sahabatnya.
Shalat dhuha dilaksanakan pada pagi hari, namun kapan tepatnya itu? Ustadz Abdul Somad menjelaskan waktunya saat mengisi ceramah di salah satu masjid.
Baca Juga: Banyak Dicari! Link Video Panas Mirip Lucinta Luna dan Kevin Hillers Rp 50 Juta
“ Ini waktu dhuha, syuruq jam 6, syuruq artinya waktu matahari terbit, ketika matahari terbit, itu tak boleh sholat,” ungkapnya.
“Lewatkan sampai setinggi tombak, setelah lewat setinggi tombak, barulah boleh shalat (dhuha),” lanjutnya.
Ustadz Abdul Somad pun menjelaskan alasan kenapa ketika matahari terbit tidak boleh sholat.
Baca Juga: Intip Harga Tiket Soundrenaline 2022, Lengkap Dengan Pembelian dan Daftar Line Up
Waktu dari matahari mulai terbit, sampai setinggi tombak itu disebut waktu tanduk setan.
Disebut tanduk setan, dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad, karena saat matahari terbit, setan pun mengikuti sampai setinggi tombak.
Setan mengikuti terbitnya matahari sampai setinggi tombak, setelah itu barulah mereka pergi.
Baca Juga: FOPI Kota Cilegon, Satukan Tekad Bawa Pulang Emas di Porprov Banten
“Setelah diukur menurut astronomi, saat matahari setinggi tombak itu 12 menit,” ucap Ustadz Abdul Somad.
Setelah menjelaskan tentang kapan waktu dimulainya sholat dhuha, dijelaskan pula tentang kapan berakhirnya waktu dhuha.
“Sampai kapan, sampai 10 menit menjelang zawal tergelincirnya matahari,” ucapnya.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Dinobatkan Sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Nasional
“Kenapa Ustadz-ustdz mengatakan shalat dhuha jam 9 jam 10, waktu afdhol,” tambahnya.
Ustadz Abdul Somad pun menjelaskan tentang Rakaat shalat dhuha.
“Riwayat Abu Hurairah 2 rakaat, riwayat Ummu Hanni 8 rakaat, riwayat Aisyah 4 rakaat tambah sesukanya,” ujarnya.
“Yang mengerjakan 2 rakaat bagus, yang 4 rakaat bagus, yang 6 rakaat bagus, yang 8 rakaat bagus,” tambahnya.
Itulah penjelasan dari Ustadz Abdul Somad mengenai waktu dan rakaat shalat dhuha.***



















