BANTENRAYA.COM – Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Banten masih terus turun membantu korban banjir di Kota Serang yang melanda pada 1 Maret 2022 lalu.
Baznas Banten memberikan sejumlah bantuan berupa layanan psikososial hingga aksi resik di sejumlah lokasi.
Terkat hal tersebut, Baznas Banten menerjunkan 10 orang relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang hingga sekarang masih berjibaku di lokasi.
Baca Juga: Doa Menyambut Ramadhan Sesuai Amalan Rasulullah SAW
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Banten, KH Mohammad Suhri Utsman, sebanyak 10 personel BTB diterjunkan untuk melakukan upaya evakuasi korban.
Kemudian mendistribusikan makanan siap saji, membuat dapur umum, membantu membersihkan lumpur dan puing-puing akibat banjir.
Selain itu mereka juga melakukan terapi healing aatau layanan psikososial untuk membantu memulihkan psikosisial korban bencana, khususnya anak-anak.
Baca Juga: Naik Transaportasi Udara, Laut dan Darat, Tak Perlu Lagi Antigen dan PCR
“Di hari pertama melakukan evakuasi korban banjir dengan memindahkan para korban ke tempat yang lebih aman,” ujarnya, Senin 7 Maret 2022.
“Lalu mendistribusikan sejumlah terpal untuk pengungsi yang berada di Benteng Surosowan dan membagikan makanan cepat saji untuk para korban banjir,” katanya.
Diungkapkan KH Suhri, untuk pendistribusian makanan cepat saji dibagi beberapa wilayah terdampak banjir.
Baca Juga: 3 Amalan Menyambut Ramadhan 1443 Hijriah, Salah Satunya Sering Terlupakan
Wilayah tersbeut diantaranya di Linkungan Singandaru dan Kaloran, Linkungan Kubang, Linkungan Kota Baru, dan Linkungan Masjid Kuno.
Selain itu juga di Kompleks Angsoka Kasemen, lingkungan Pesantren Al-Mushoffa Sempu Seroja, Kaloran, Kedung Cinde, Lopang dan Lingkungan Kubang serta Kampung Kenari Kasemen.
Tidak hanya itu, relawan BTB juga mendistribusikan makanan siap saji di Lingkungan Kebon Sayur, Ponpes Al-Mukhlisin dan Madrasah Masyarotul Mutajin di Banten Lama hingga SD dan Stasiun Karangantu.
Baca Juga: Jelang Diperiksa Polisi, Pacar Indra Kenz Vanessa Khong Pamer Foto Badan Penuh Tato
“Di ponpes-ponpes itu, Relawan BTB juga melakukan aksi resik dengan membantu membersihkan sisa-sisa sampah maupun lumpur sembari membangun Dapur Air,” paparnya.
Diungkapkan KH Suhri, untuk kegiatan layanan psikosisial dilakukan di Benteng Spelwijck dan Benteng Surosowan serta lingkungan Pondok Pesantren.
Sebab di tempat-tempat ini, banyak anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana banjir.
Baca Juga: Tukin 10.000 Pegawai Pemprov Banten Tiga Bulan Belum Dibayar, Wagub Andika Bilang Begini
“Hingga hari Jumat Senin, 7 Maret 2022 ini, tim BTB masih di lokasi. Masih mengaktifkan dapur umum dan dapur air, hingga kegiatan psikosisial. Pendistribusian air bersih juga masih terus dilakukan,” ***



















