BANTENRAYA.COM – Jalan di Kota Cilegon saat ini masih banyak yang dalam kondisi rusak dan pemerintah daerah setempat diminta tak tutup mata.
Beberapa jalan yang rusak itu seperti di Lingkungan Cigiceh, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.
Padahal, jalan rusak tersebut ramai dilalui kendaraan dan menjadi penghubung antara Kelurahan Panggungrawi, Kelurahan Gedong Dalem dan Kelurahan Purwakarta, Kota Cilegon.
Baca Juga: Kejar Target Kredit Rp4,8 Triliun di 2022, Bank Banten Sisir ASN Pemprov Banten di KP3B
Pantauan Banten Raya, kerusakan jalan terlihat mulai dari Panggungrawi atau dekat Tol Tangerang-Merak kilometer 90 hingga ke arah Kelurahan Purwakarta.
Lubang jalan berukuran besar membuat pengendara baik roda dua maupun roda empat harus pintar-pintar menghiandari lubang.
Ditambah lagi, saat hujan turun lubang jalan akan tertutup dengan genangan.
Baca Juga: Bakal Dihapus di 2023, Honorer Minta Pemprov Banten Jangan Diam Saja
Anggota DPRD Kota Cilegon dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jombang dan Purwakarta, Andi Kurniyadi juga mengeluhkan kerusakan Jalan di Lingkungan Cigiceh hingga ke Perumahan Taman Raya, Gedong Dalem.
“Sudah lama itu (rusak), tetapi tidak diperbaiki. Padahal, kalau panjang jalannya tidak terlalu panjang, harusnya bisa segera diperbaiki,” kata Andi kepada Bantenraya.com.
Politisi Partai NasDem ini meminta agar ruas Jalan Cigiceh segera diperbaiki lantaran banyak warga yang melalui setiap harinya.
Baca Juga: Beberapa Pertanyaan Yang Sering Muncul Untuk Menara Saidah, Ini Jawabannya
“Jangan berlama-lama. Selain rusak, kalau hujan juga banjir,” ungkapnya.
Andi juga meminta perbaikan ruas Jalan Panggungrawi di depan Kantor Kelurahan Panggungrawi yang juga rusak.
“Di dapil saya juga ada jalan di depan Kelurahan Panggungrawi yang rusak parah seperti kubangan,” kata Andi.
Baca Juga: Relawan Ganjar Pranowo se Banten Bertemu di Lebak dan Bahas Deklarasi Serta Pemenangan di Pilpres
Pada 2021 lalu, kata Andi, Jalan Panggungrawi sudah dianggarkan tetapi tidak diperbaiki karena gagal lelang.
“Saya tidak mau gagal lelang jadi alasan lagi jalan tersebut tidak diperbaiki, kasihan warga yang setiap hari lewat jalan itu,” paparnya.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Kota Cilegon Retno Anggraeni mengaku telah mendapatkan laporan warga terkait kerusakan jalan tersebut.
Baca Juga: Ini Kisah Singkat Dari Pembangunan Menara Saidah, Sudah Lama Terbengkalai
“Sudah ada laporan dari warga kok. Di anggaran 2022 belom ada untuk (perbaikan) ruas tersebut,” katanya.
Retno menambahkan, kerusakan jalan tersebut sepanjang 1,7 kilometer.
“Di perubahan (APBD Perubahan 2022) buat DED (Detail Engineering Desain) perencanaan ruas jalan tersebut, mungkin 2023 baru akan bisa direalisasikan,” ucapnya. ***
















