BANTENRAYA.COM – Menjelang mudik lebaran pada 13 Maret 2026 atau H-3 Pelabuhan Merak masih sepi.
Pantauan Banten Raya di Pelabuhan Merak terlihat sejumlah dermaga baik eksekutif dan reguler nampak sepi dari pengguna jasa penyeberangan.
Mudik sendiri diprediksi akan dimulai pada Jumat 13 Maret 2026.
Dimana, puncak mudik terjadi dua kali yakni pada 14 dan 15 Maret karena adanya Work From Anyware, serta 17 dan 18 Maret karena masuk cuti bersama bagi karyawan.
Salah satu porter di Pelabuhan Merak Husen menyatakan, kondisi pelabuhan sekarang masih sepi. Hal itu karena musim mudik baru akan terjadi pada pekan depan.
“Masih belum libur kerja dan sekolah. Jadi paling nanti pekan depan sudah mulai musim,” katanya, Selasa 10 Maret 2026.
Husen menyampaikan, saat musim mudik sendiri biasanya akan penuh baik di dermaga eksekutif dan reguler. Terlebih lagi nanti itu tarifnya semua sama tidak ada eksekutif lagi.
BACA JUGA : Jalan Kota Jadi Bufferzone Saat Puncak Mudik, ASDP Prediksi 2 Kali Puncak Mudik
“Setiao tahun pasti ramai kendraan pribadi. Untuk pejalan kaki juga sama. Jadi berkah buat kami” ujarnya.
Direktur Eksekutif Regional II PT ASDP Indonesia Ferry Vidon menjelaskan, pada puncak mudik nanti diprediksi akan 46 ribu kendaraan yang menyeberang di Pelabuhan Merak. Hal itu tentu membutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk juga para pemudik dalam menentukan keberangkatan.
“Kami memprediksi akan ada dua puncak mudik. Yakni pada 14 dan 15 Meret, satu lagi 17 dan 18 Maret 2026. Berdasarkan SKB sendiri mudik akan dimulai pada 13 Maret 2026 dengan sejumlah pembatasan truk,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Umar Imran, pihaknya juga tengah membenahi infrastuktur untuk bufferzone dengan betonisasi dan menambal sejumlah dermaga yang jalannya rusak. Termasuk gangway untuk pejalan kaki.
BACA JUGA : Warga Cilegon Antusias Daftar Mudik Gratis, Ada 1.986 Orang Mendaftar Hari Pertama
“Infrastruktur terus dibenahi dan kami berharap ini bisa rampung sebelhm masa mudik yakni H-7,” jelasnya. (***)















