BANTENRAYA.COM – Tim SAR gabungan berghasil menemukan Rafli Saputra (22), anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan tenggelam di Perairan Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.
Sang ABK ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa 10 Maret 2026 pukul 15.20 WIB setelah dinyatakan tenggelam pada Senin 9 Maret 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.
Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, korban berhasil ditemukan sejauh 10 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP).
BACA JUGA: Berhasil Raih Kemenangan Atas Persik Kediri, Modal Baik Persib Jelang Hadapi Borneo FC
“Hingga Selasa sore pukul 15.20 WIB, korban berhasil ditemukan sejauh 10 meter dari LKP dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pencarian secara resmi ditutup dan saat ini korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibaw ke RS Panggungrawi, Kota Cilegon.
“Korban dibawa ke RS Panggungrawi Kota Cilegon. Setelah korban ditemukan operasi pencarian dihentikan dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” katanya.
BACA JUGA: BUKAN CURAH HUJAN! Pengamat Ini Ungkap Penyebab Utama Banjir Bojonegara
Rizky menuturkan, kejadian itu bermula saat korban bersama rekannya turun dari kapal sekitar pukul 20.00 WIB untuk membeli keperluan pribadi, namun korban terjatuh saat hendak kembali ke kapal.
“Setelah kembali ke kapal sekitar pukul 22.30 WIB, saat hendak naik ke kapal, salah satu ABK yang bertugas sebagai oiler diduga terpeleset dan jatuh ke laut,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, korban merupakan warga Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah yang bekerja sebagai oiler di kapal tersebut.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Hingga laporan ini dibuat, korban belum ditemukan,” katanya.
Untuk melakukan pencarian, pihaknya membagi area pencarian menjadi tiga tim yang berpencar sejauh dua kilometer dari LKP.
“Tim satu menggunakan rubber boat menyisir sejauh dua kilometer, tim dua menggunakan kapal patrol. Sedangkan tim tiga melakukan pencarian sejauh dua kilometer kea rah barat,” tuturnya. ***
















