BANTENRAYA.COM – Layanan aplikasi Tring by Pegadaian mencatatkan 2 juta pengguna, terdaftar sejak peluncuran resminya pada bulan Oktober 2025.
Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan, antusiasme, dan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap layanan emas dan keuangan yang cepat, aman, dan terintegrasi secara digital.
Aplikasi Tring digagas sebagai solusi one stop service untuk mengintegrasikan seluruh produk dan layanan Pegadaian. Melalui satu pintu digital, nasabah dapat mengakses berbagai produk inti seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai, hingga layanan terbaru di ekosistem Bulion (Bank Emas), serta beragam fitur pembayaran dan pembiayaan lainnya.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti menyampaikan apresiasi dan menegaskan pencapaian ini adalah validasi atas strategi Digital First perusahaan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada 2 juta pengguna Tring! yang telah memilih Pegadaian sebagai mitra finansial digital mereka. Angka ini bukan sekadar statistik pertumbuhan, tetapi cerminan keberhasilan kami dalam menjembatani aset tertua di dunia emas dengan teknologi paling modern,” kata Selfie melalui keterangan resmi dikutip Bantenraya.com Jumat 28 November 2025.
BACA JUGA: 4 Toko Oleh-oleh di Kota Cilegon Sediakan Jajan Tradisional dengan Kemasan Kekinian
Menurutnya, aplikasi Tring menjawab kebutuhan nasabah modern yang mendambakan kecepatan, keamanan, dan kemudahan transaksi finansial dalam genggaman.
“Keberadaan Tring juga krusial dalam misi Pegadaian sebagai akselerator inklusi keuangan, meminimalkan kebutuhan tatap muka dan mengurangi antrian di outlet fisik, sehingga masyarakat dapat memulai tabungan emas dengan modal sangat kecil,” imbuhnya .
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi) dan bernaung di bawah Danantara, Pegadaian menjamin keamanan dan memberikan ketenangan bagi seluruh pengguna Tring di tengah maraknya kasus penipuan digital.
Komitmen ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem Bulion diwujudkan melalui produk yang lengkap dan terjamin.
“Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, di mana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan, yang tersimpan aman di vault berstandar internasional,” kata Selfie.***


















