Rabu, 11 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Koperasi Merah Putih Berpotensi Ciptakan Kredit Macet

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
28 Juli 2025 | 08:00
Pegawai Pemkot Cilegon Ramai-Ramai Hutang Koperasi, Demi Persiapan Bayar Biaya Pendidikan Anak dan Liburan

Ilustrasi mata uang Indonesia. Pegawai Pemkot Cilegon ramai-ramai melakukan pinjaman koperasi Freepoik

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Pembentukan Koperasi Merah Putih yang dinilai terlalu tergesa-gesa dikhawatirkan akan menimbulkan sejumlah masalah, salah satunya adalah kredit yang macet.

Wulan Retnowati, pakar ekonomi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa atau Untirta, menyambut baik peluncuran Koperasi Merah Putih yang dilakukan pemerintah.

Apalagi, tujuannya adalah untuk pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan lewat koperasi.

ADVERTISEMENT

“Artinya di Koperasi Merah Putih digunakan sebagai sumber modal untuk pemberdayaan desa atau kelurahan tersebut,” kata Wulan, Minggu, 27 Juli 2025.

Baca Juga: Berjualan di KP3B saat Akhir Pekan, Omzet Pedagang Tembus Rp1 Juta per Hari

Meski bertujuan baik, namun dia melihat banyaknya masalah utama koperasi, alah satunya adalah masalah pendanaan.

Dia mempertanyakan apakah dana yang akan diberikan kepada koperasi merah putih akan bisa dikelola secara maksimal?

“Misalnya soal pendanaan, apakah bisa dikelola maksimal oleh koperasi? Apakah koperasi siap mendapatkan dana dari luar?’ katanya memertanyakan,

Selain soal modal, masalah lain adalah apakah pengelola Koperasi Merah Putih mampu mengelola dana tersebut? Hal ini berkaitan dengan kesiapan dari sumber daya manusia yang mengelola koperasi tersebut.

Baca Juga: Dana Desa Jadi Jaminan Kredit Modal Kopdes Merah Putih, Profesionalisme Pengurus Berpotensi Jadi Batu Sandungan

Apabila pengelolanya tidak siap, dia khawatir dana yang ada tidak akan maksimal menumbuhkan ekonomi di desa dan kelurahan.

“Kalau pengelolanya nggak mampu, sia-siap dana koperasi tidak terkelola dengan baik, tersendat, bahkan menimbulkan fraud,” katanya.

Wulan mengatakan, seharusnya pemerintah tidak hanya menyiapkan dana untuk koperasi tetapi juga harus melakukan pendampingan kepada pengelola koperasi.

Sebab menjalankan koperasi agar bisa berjalan sesuai dengan harapan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Baca Juga: Jumlah Murid Sekolah Madrasah di Kota Cilegon Terus Merosot, LKS yang Dibebankan ke Siswa Jadi Penyebab

“Jangan sampai dana yang disalurkan pemerintah, jadi bancakan segelintir orang dan akhirnya jadi kredit macet dan beban pemerintah,” katanya.

Wulan menilai, program Koperasi Merah Putih adalah program yang bagus.

Di saat UMKM tidak bisa mengakses modal ke bank, maka koperasi bisa menjadi solusi UMKM di desa dan kelurahan.

Hanya saja usaha yang dijalankan koperasi tidak semudah yang dibayangkan, apalagi tidak memiliki Sumber Daya Manusia atau SDM yang handal.

Maka, koperasi akan berakhir seperti BUMDes yang dananya tidak berjalan karena SDM-nya yang kurang mumpuni.

Baca Juga: Fajar Fikri Juara China Open 2025, Pelipur Lara Publik Bulutangkis Indonesia di Tengah Paceklik Gelar

“BUMDes nggak jalan karena human being-nya nggak mampu,” katanya.

Pada akhirnya, dana yang sebelumnya dimaksudkan sebagai dana bergulir yang akan memberdayakan semua malah tidak bergulir dan jadi kredit macet.

Karena itu, menurutya, seharusnya pemerintah hanya membentuk koperasi yang sudah siap.

Sementara yang belum siap dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

“Seharusnya membentuk yang siap saja dulu,” katanya.

Baca Juga: Tanpa Harus Menginap, Yuk Liburan di Pantai Aston Anyer Cuma Rp300 Ribuan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Agus Mintono mengatakan, pembentukan Koperasi Merah Putih di Provinsi Banten sudah mencapai 100 persen.

Dari 1.552 jumlah desa dan kelurahan yang ada di Banten, hanya satu desa yang tidak membentuk koperasi, yaitu Desa Kanekes di Kabupaten Lebak.

Adapun 1.551 Koperasi Merah Putih tersebut tersebar di delapan kabupaten atau kota, yaitu Kabupaten Serang 326 koperasi, Kabupaten Pandeglang 339 koperasi, Kabupaten Lebak 344 koperasi, Kabupaten Tangerang 274 koperasi, Kota Tangerang 104 koperasi, Kota Tangsel 54 koperasi, Kota Serang 67 koperasi, dan Kota Cilegon 43 koperasi.

Selain itu, ada empat koperasi percontohan atau mockup tersebar di empat daerah, yaitu Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kota Cilegon.

Baca Juga: Sehari Sebelum Pelantikan Belum Ada Keputusan, Pemilihan Rektor UIN SMH Banten Dinilai Lambat

Keempat koperasi percontohan ini telah diluncurkan pada 21 Juli 2025 bersama dengan sekitar 83.000 koperasi desa atau kelurahan di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.

Agus mengatakan, setiap Koperasi Merah Putih harus memiliki 7 gerai, yaitu kantor, unit simpan pinjam, klinik, apotek, sembako, gudang, dan logistik/ kendaraan pengangkut darat.

Selain itu, Koperasi Merah Putih juga harus mengembangkan potensi lain yang ada di daerah tersebut.

BACAJUGA:

OJK telah menutup total 5 bank hingga 9 Maret 2026. (Dokumentasi OJK)

Triwulan I 2026 Belum Beres OJK Sudah Cabut Izin 5 Bank, Cek Daftarnya

10 Maret 2026 | 12:59
Mobil bekas

Penjualan Mobil Bekas Diprediksi Naik 24 Persen Usai Lebaran

10 Maret 2026 | 08:23
Ilustrasi mobil listrik Polytron yang diminati pasat otomotif Indonesia. (Instagram/Polytron.ev)

Trennya Terus Positif, Mobil Listrik Polytron Salip Penjualan Nissan Hingga Subaru

9 Maret 2026 | 13:21
Keseruan para pengendara Honda Vario 125 saat melaksanakan ngabuburide di Kota Serang Minggu 8 Maret 2026. (Raden/Banten Raya)

Gas Tipis-tipis, Ratusan Pengguna Honda Vario 125 Banten Ngabuburide Seru di Kota Serang

8 Maret 2026 | 17:31

Agus mencontohkan, koperasi mockup di Desa Girimukti, Cilograng, Kabupaten Lebak, mengembangkan potensi di bidang perdagangan gula aren.

Baca Juga: Edukasi Safety Riding, 80 Pelajar SMKN 2 Kota Serang Praktik Berkendara Aman Bareng Honda Banten

Mulai dari gula aren batangan, gula aren cair, hingga gula semut atau gula aren bubuk. Bahkan, produk gula aren ini sudah diekspor ke Amerika Serikat.***

Editor: Administrator
Tags: BantenKoperasi Merah Putihkredit macet
Previous Post

Pelatih Berkualitas dan program Latihan yang Tepat Akan Hasilkan Atlet Berprestasi di Renang

Next Post

Link CCTV Tol Tangerang-Merak, Cek Sebelum Berangkat dan Pantau Situasi Agar Perjalanan Semakin Lancar

Related Posts

OJK telah menutup total 5 bank hingga 9 Maret 2026. (Dokumentasi OJK)
Ekonomi & Bisnis

Triwulan I 2026 Belum Beres OJK Sudah Cabut Izin 5 Bank, Cek Daftarnya

10 Maret 2026 | 12:59
Mobil bekas
Ekonomi & Bisnis

Penjualan Mobil Bekas Diprediksi Naik 24 Persen Usai Lebaran

10 Maret 2026 | 08:23
Ilustrasi mobil listrik Polytron yang diminati pasat otomotif Indonesia. (Instagram/Polytron.ev)
Ekonomi & Bisnis

Trennya Terus Positif, Mobil Listrik Polytron Salip Penjualan Nissan Hingga Subaru

9 Maret 2026 | 13:21
Keseruan para pengendara Honda Vario 125 saat melaksanakan ngabuburide di Kota Serang Minggu 8 Maret 2026. (Raden/Banten Raya)
Ekonomi & Bisnis

Gas Tipis-tipis, Ratusan Pengguna Honda Vario 125 Banten Ngabuburide Seru di Kota Serang

8 Maret 2026 | 17:31
Resep asam manis belut goreng krispi. (Instagram/@gizisehatkeluarga)
Ekonomi & Bisnis

Resep Asam Manis Belut Goreng yang Krispi, Hidangan Buka Puasa Biar Gak Monoton

5 Maret 2026 | 17:01
Alula Hotel Malingping merupakan hotel pilihan di daerah Malingping, Lebak. (Dokumentasi Alula Hotel Malingping)
Ekonomi & Bisnis

Usung Konsep Luxury Modern Homey, Alula Hotel Malingping Banyak Dipilih Tamu Luar Negeri

5 Maret 2026 | 16:19
Load More

Popular

  • Istana Surosowan terlihat dari udara. Istana Surosowan hancur akibat perang antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan anaknya Sultan Haji yang dibantu oleh Belanda. (Dokumentasi DJKN Banten)

    Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Pemkot Cilegon Dibuka Transparan, Warga Bisa Akses Cukup Via Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Budi Rustandi Turun Tangan Bredel Spanduk Liar di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayah-Anak Bersitegang? Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel JB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Gratis Tak Pakai Bus Abal-abal, Dishub Kota Cilegon Jamin Semua Sudah Dicek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Ilmiah Safari Lirboyo Banten Menyapa Kabupaten Pandeglang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Kepala BBWSC3 Dedi Yudha Lesmana saat mendampingi Walikota Serang Budi Rustandi kala meninjau normalisasi Sungai Ciwaka di Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa 10 Maret 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Atasi Banjir di Grand Sutera Kota Serang, Sungai Ciwaka Bakal Dibangun Tanggul

10 Maret 2026 | 21:55
Walikota Serang Budi Rustandi (kiri) meninjau normalisasi Sungai Ciwaka di Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa 10 Maret 2026. Normalisasi terkendala bangunan liar yang dibangun oleh warga setempat. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Walikota Serang Geram Bangunan Liar Berdiri di Sempadan Sungai Ciwaka, Normalisasi Jadi Tertunda

10 Maret 2026 | 21:30
DPC PKS Kecamatan Jombang saat bagikan takjil di Jalan Bonakarta Cilegon pada Selasa, 10 Maret 2026. (Gillang/Bantenraya.com)

Bukan Hanya Saat Pemilu, DPC PKS Kecamatan Jombang Komitmen Hadir di Masyarakat

10 Maret 2026 | 21:13
Walikota Cilegon Robinsar saat mengahadiri Nuzulul Quran di Masjid Agung Nurul Iklas dan menodong Pejabat Eselon II sudah berapa juz membaca Al-quran, Senin 9 Maret 2026 petang, (Uri/Bantenraya.com)

Ketika Walikota Cilegon Todong Khataman Al-quran Pejabat Eselon II: Bukan Hanya Bacaan

10 Maret 2026 | 21:00

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda