BANTENRAYA.COM – Peristiwa bencana angin puting beliung menerjang permukiman warga dua desa di wilayah Pandeglang Selatan, Kamis 6 Februari 2025, pukul 07.00 WIB.
Kedua desa yang terdampak, yakni Kampung Cibinua, Kampung Tamanjaya, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, dan Kampung Babakan Nangka, Kampung Manjul, Desa Angsana, Kecamatan Angsana.
Kepala Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Ade Sutonih membenarkan, ada beberapa rumah warga yang rusak terdampak bencana angin puting beliung. Bahkan, ada warga yang tertimpa puing bangunan yang ambruk.
“Totalnya ada 9 rumah rusak ringan, berat, dan ambruk. Korban jiwa hanya luka ringan atas nama Abah Sarija, kepalanya luka memar karena tertimpa plafon rumah,” kata Ade.
Ketua Kampung Siaga Bencana Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira membenarkan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa bencana angin puting beliung di Desa Angsana, Kecamatan Angsana, namun menyebabkan sebagian rumah warga rusak di bagian atap. “Alhamdulillah gak ada korban, hanya sebagain genting rumah warga pada terbawa terbang,” kata Beni.
Baca Juga: Angin Segar Bagi Dewi-Iing Karena KPU Tetapkan Mereka Jadi Pemenang Pilkada Pandeglang
Kata Beni, Muspika Kecamatan Angsana sudah meninjau rumah-rumah warga yang terdampak sekaligus menyalurkan bantuan logistik. Dengan harapan bantuan tersebut dapat meringankan beban korban. “Kami bersama tim kebencanaan, personel Polsek Angsana, dan Muspika Kecamatan Angsana membantu membersihkan puing-puing sisa angin puting beliung,” ujarnya.
Dijelaskannya, untuk total rumah yang terdampak angin puting beliung masih dilakukan pendataan. Saat ini masyarakat setempat dibantu petugas kebencanaan sedang membantu memperbaiki rumah warga yang atap rusak. “Sedang kami data. Untuk sementara para pemilik rumah masih tinggal di rumahnya, dan ada sebagian warga yang mengungsi ke rumah saudaranya, karena atapnya rusak,” jelasnya.
Kapolsek Angsana, Iptu Akbar memastikan, bencana angin puting beliung menyebabkan beberapa rumah warga rusak di bagian atap. Peristiwa tersebut berlangsung saat wilayah Kecamatan Angsana diterjang hujan deras disertai angin. “Ada beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan di bagian atap. Beruntung pada saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di dalam ruangan yang mengalami kerusakan,” terangnya. (***)
















