BANTENRAYA.COM – Mahasiswa yang tergabung dalam Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) sukses meresmikan Bank Sampah Cipta Lestari 30.
Bank Sampah Cipta Lestari 30 yang diresmikan oleh mahasiswa KSE Untirta ini berlokasi di Perumahan Banten Indah Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.
Peresmian Bank Sampah Cipta Lestari 30 ini dilakukan pada Sabtu, 5 Oktober 2024, dan dihadiri oleh mahasiswa KSE Untirta, aparatur desa, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: Siapkan Tiket DBL 2025, Honda Sukses Gelar Kompetisi Basket Terbesar Tingkat SMA di Banten
Ketua Pelaksana peresmian, Dimas Nugroho, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja sama antara KSE Untirta dan Bank BTN.
Peran kerja sama dengan Bank BTN sendiri sebagai donatur. Meski begitu, angka donasi dari Bank BTN tidak disebutkan secara pasti.
Sebagai informasi, KSE adalah sebuah yayasan yang menyediakan beasiswa untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia, dan di Provinsi Banten salah satunya Untirta.
Baca Juga: Pengamat Sebut Hasil Survei Helldy Konsisten, Tingkat Kepuasan Masyarakat Tetap Diatas 75 Persen
Mahasiswa yang tergabung dalam KSE ini memiliki program Comunity Development, dan yang dilakukan oleh anak-anak Untirta adalah membuat bank sampah.
Dimas menjelaskan bahwa pembuatan bank sampah ini sudah berjalan selama dua tahun dan diinisiasi untuk menanggulangi permasalahan sampah di Perumahan Banten Indah Permai.
Menurutnya, masyarakat setempat memberikan respons positif saat mendengar kabar tentang pendirian bank sampah ini.
Baca Juga: Intip Upaya BRI Memberdayakan UMKM Di Tengah Kesuksesan Perhelatan MotoGP Mandalika 2024
“Syukurnya masyarakat Perumahan Banten Indah Permai sudah peka akan lingkungan, jadi KSE Untirta akan tetap membina hingga masyarakat bisa mandiri,” ujar Dimas.
Saat peresmian juga diadakan berbagai acara turunan, seperti penyampaian sambutan dari tamu VIP, hingga lomba berhadiah.
Bank Sampah Cipta Lestari 30 akan menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengelola sampah mereka dengan lebih baik.
Dimas juga menjelaskan bahwa sistem bank sampah ini dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat yang berpartisipasi, sehingga tidak hanya membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi.
“Contohnya sampah anorganik seperti besi, plastik, aneka elektronik, yang nantinya ditimbang kemudian diserahkan ke pengepul sehingga menghasilkan nilai ekonomi,” tuturnya.
KSE Untirta berharap dengan adanya Bank Sampah Cipta Lestari 30, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama terkait masalah sampah, dapat terus meningkat.
Mereka juga berharap perjuangan memperbaiki lingkungan akan terus berkobar demi menyelamatkan bumi.
Peresmian ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa dalam berkontribusi untuk kelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat untuk lebih sadar akan pengelolaan sampah yang baik dan menguntungkan.
Sebagai tambahan, Bank Sampah Cipta Lestari 30 memiliki struktur organisasi tersendiri, yakni;
Baca Juga: Jadwal Tayang The Judge from Hell Episode 7 8 9 10 Hingga Tamat, Lengkap dengan Link Nonton Sub Indo
Pendiri: Sumarna
Direktur: Heni Sadtya Widiandari
Sekretaris: Nia Kurniati
Bendahara: Rina Asianingsih
Baca Juga: 307 Santri Penghafal Alquran Pondok Pesantren Murottilil Quran Diwisuda VI
Marketing: Pepen Efendi
Humas: Siti Rohmah
Penimbangan: Murniati
Penyortiran: Jumaeni
Petugas Harian: Agus. ***















