BANTENRAYA.COM – Air bersih dari sumur bor di Lingkungan Bendung, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, belum dicek bakteriologi di laboratorium.
Meski belum dicek laboratorium, Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin memastikan air bersih dari sumur bor itu sudah layak dikonsumsi, namun harus dimasak terlebih dahulu.
Ahmad Hasanuddin mengatakan, pihaknya telah meninjau langsung air bersih sumur bor di Lingkungan Bendung.
Kata dia, air bersih dari sumur bor di Bendung tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau.
“Kemarin saya dapat laporan air ini secara PH bagus, secara CDS bagus, jadi aman untuk digunakan, cuman bakteriologi memang harus diperiksa,” jelas dia.
Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara, Polres Ziarah Makam Pahlawan
Menurut Hasanuddin, air bersih dari sumur bor Bendung sejatinya sudah bisa dikonsumsi, namun harus dimasak terlebih dahulu.
“Kalau sekarang juga mau dikonsumsi bagus, cuman untuk diminum harus dimasak dulu. Sepengetahuan dari masyarakat sini sebelum dilakukan pengeboran mesin airnya asin,” jelas dia.
Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, pengelolaan air bersih ini bantuan dari organisasi masyarakat atau ormas dan Polri.
“Bantuan ini diberikan oleh Pemuda Pancasila Provinsi Banten dan Pak Kapolresta Serang, terima kasih atas bantuan dan dukungannya untuk masyarakat di Kelurahan Bendung,” ujar Yedi, kepada wartawan.
Ia menyatakan, air bersih hasil pengelolaan layak untuk digunakan keperluan mandi, cuci, dan masak.
Baca Juga: Kampanye Pilkada 2024 Belum Mulai, Baliho Calon Kepala Daerah Bertebaran
“Air alhamdulillah sudah bersih dan layak pakai untuk mandi dan keperluan lainnya,” ucap dia. ***
















