BANTENRAYA.COM – Belum lama ini viral di media sosial tentang dua orang mahasiswa yang melakukan perbuatan asusila di kamar masjid.
Diketahui bahwa kedua pelaku perbuatan asusila tersebut adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (UNAND).
Dilansir bantenraya.com dari salah satu postingan yang diunggah di akun Instagram @frix.id, perbuatan asusila tersebut diketahui dilakukan mereka di kamar masjid pada Sabtu, 9 Desember 2023.
Aksi mereka berdua tertangkap basah oleh warga Puncak Jawa Gadut di dalam kamar masjid Al-Ihsan yang berlokasi di Lidah Mau Mau Manis, Padang.
Pelaku yang laki-laki diketahui berinisial TK, sementara yang perempuan berinisial IA.
Sayangnya, pelaku sendiri dikenal sebagai orang yang taat beragama, bahkan seorang penghafal Al-Quran.
Baca Juga: Trailer Terbaru Dune Part Two, Berikut Sinopsis, Tanggal Rilis, dan Info Sekuel Selanjutnya
Hal tersebut didapat dari pengakuan ketua Masjid Al-Ihsan sendiri, Dodi Febrizal pada Senin, 11 September 2023.
“Mudah-mudah dengan ketahuan ini (TK) bisa bertaubat. Dia jadi garin (marbot) masjid sudah tiga minggu. Karena memang dikenal di UNAND sebagai penghafal Alquran, memimpin doa. Secara tampilan luar anak ini bagus,” kata Dodi.
Tidak hanya itu, Dodi juga menyebutkan kalau kedua pelaku sudah disidang etik di UNAND. Namun keduanya diketahui tidak diketahui melakukan hubungan intim.
Baca Juga: Trailer Kung Fu Panda 4 Rilis, Po Reuni dengan Musuh Lama
“Tadi sudah disidang etik di kampus Unand dengan empat saksi pada pukul 09.00 WIB, dari pengakuan keduanya itu tidak ada melakukan hubungan intim. Perempuannya juga siap untuk divisum,” kata Dodi.
Dodi menjelaskan kalau perbuatan TK dan IA awalnya diketahui oleh warga yang curiga kenapa tidak ada adzan, padahal sudah tiba waktu sholat.
Namun, warga tidak menemukan mereka berdua dalam keadaan sedang berhubungan intim, meski IA ditemukan warga dalam keadaan sedang memakai kaos oblong hitam dan celana pendek, dan bersembunyi di bawah kasur kamar masjid.
Baca Juga: 4 Langkah Membersihkan Kulkas yang Bisa Kamu Lakukan
“Itu kondisi masyarakat sedang marah, maka untuk selanjutnya dilakukan di kampus dan kita minta keterangan, bahwa mereka tidak melakukan hubungan intim,” kata Dodi.
“Namun mereka tetap salah karena secara agama dan adat itu tidak boleh masuk dalam kamar yang bukan pasangan,” tambahnya.
Dalam rekaman yang diunggah di akun @frix.id menunjukkan foto kedua pelaku dan rekaman ketika keduanya sedang disidang oleh warga di dalam masjid.
Baca Juga: Jarang Orang Tahu! Ini Tempat Wisata di Banten yang Belum Terjamah Keindahannya Bikin Hati Kepincut
Rekaman singkat tersebut menunjukkan seorang ibu yang menyebutkan pesan dari salah satu seorang pelaku yang tidak ingin aksi mereka diketahui orang tuanya, selain itu keluarganya juga broken home.
Informasi yang telah mendapat lebih dari seribu likes tersebut juga banyak dikomentari oleh warganet.
“Ikut prihatin. Kalau mau ya nikah gitu loh kalian tuh, lakuin dirumah kalian aja, jangan tempat ibadah. Gak modal banget cowoknya” kata @blueseeg_.
Baca Juga: Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Tiket Nonton Film Siksa Neraka di CGV, Begini Cara Dapetinnya!
Sementara akun @kimchisuck berkomentar, “Unggas lagi musim kawin emang gak tahu tempat.”
Rektor UNAND Efa Yonnedi juga buka suara terkait kasus tersebut. Dia mengaku prihatin dengan peristiwa itu.
Efa Yonnedi menyebutkan pihaknya memiliki mekanisme untuk menangani perilaku yang diduga melanggar etik ini.
Baca Juga: Doa Hari Ibu dalam Islam yang Buat Sang Bunda Terus Diguyur Keberkahaan Tak Putus-putus
Hal tersebut juga dinyatakan oleh pihak Humas, Protokoler dan layanan informasi UNAND sendiri melalui salah satu postingan di akun Instagram @unandofficial.
Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai dugaan tindakan asusila yang melibatkan mahasiswa Universitas Andalas, dengan ini kami sampaikan bahwa:
1. Pimpinan UNAND telah menerima informasi tentang adanya dugaan tindakan asusila yang melibatkan dua orang mahasiswa UNAND.
Baca Juga: 7 Puisi Hari Ibu 2023 yang Terbaru dan Menyayat Hati, Siap-siap Air Mata Menetes!
2. UNAND sangat prihatin dan memandang ini adalah ujian bagi integritas dan komitmen terhadap nilai-nilai etika.
3. UNAND sudah memiliki mekanisme dan prosedur yang jelas untuk menindak setiap tindakan pelanggaran etika dan prilaku asusila baik di lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus.
4. UNAND sedang menyelidiki kasus secara internal oleh komisi etik. Pemanggilan terhadap mahasiswa dan orang tua telah dilakukan.
5. UNAND menegakkan disiplin mahasiswa dan menindak keras jika terbukti melakukan perbuatan melanggar etika, sesuai dengan aturan yang berlaku.
6. Belajar dari kasus ini UNAND akan memperkuat kebijakan dan langkah pencegahan agar tidak terjadi ke depan melalui pelatihan dan sosialisasi nilai-nilai etika dan perilaku yang baik.
7. Saat ini proses pemeriksaan masih dilakukan oleh Komisi Etik UNAND untuk dapat mengungkap masalah ini secara objektif.
8. UNAND mengajak seluruh pemangku kepentingan internal dan eksternal untuk saling bekerja sama dan bersinergi agar kejadian pelanggaran norma, etika seperti ini tidak terulang lagi.
Postingan yang diunggah pada 12 Desember 2023 tersebut juga telah mendapat lebih dari 5 ribu likes, dan banyak yang berkomentar agar pihak kampus segera drop out (DO) kedua mahasiswa tersebut.
“Menurut saya Komisi Etik UNAND langsung mengeluarkan (DO) kedua mahasiswa/i tersebut, sebab sudah mencoreng nama UNAND,” kata @ruswandi_wssd.
Baca Juga: 5 Doa Katolik saat Natal 2023 yang Ampuh, Cocok Dilantunkan di Rumah Bersama Keluarga atau di Gereja
“Nikah kan saja dan DO,” kata @anton_yarman.
Tindakan asusila yang dilakukan oleh TK dan IA tidak dibenarkan secara hukum agama maupun adat, terlepas dari lokasi dimana mereka melakukannya.* * *
















