BANTENRAYA.COM – Kehadiran ponsel atau HP lipat sejak awal memang langsung mencuri perhatian pasar.
Bukan sekadar soal gaya, perangkat ini menawarkan fleksibilitas layar dan fitur yang menunjang produktivitas pengguna.
Tak heran jika hampir semua vendor besar kini memiliki lini hape lipat, mulai dari model lipat dua, lipat tiga, hingga varian yang diklaim paling tipis.
Meski peminatnya terus bertambah, satu persoalan masih menjadi ganjalan utama: harga.
Hingga kini, ponsel lipat masih dibanderol cukup tinggi dan belum ramah bagi semua kalangan.
BACA JUGA: HPA Dorong Pemuda Jadi Pelaku Usaha
Kondisi ini membuat sebagian konsumen mulai melirik alternatif lain, salah satunya membeli HP lipat dalam kondisi second atau bekas.
Opsi ini memang lebih terjangkau, namun bukan tanpa risiko.
Mekanisme lipat yang kompleks membuat ponsel jenis ini membutuhkan perhatian ekstra saat dibeli dalam kondisi bekas.
Jika tidak teliti, potensi kerusakan bisa menimbulkan kekecewaan di kemudian hari.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli hape lipat second :
BACA JUGA: Baterai HP Sering Lowbat? Ini Kebiasaan yang Diam-diam Menguras Daya Perangkar Tanpa Disadari
1. Perhatikan kondisi engsel
Engsel menjadi komponen paling krusial pada ponsel lipat.
Pastikan bagian ini masih kokoh, tidak longgar, tidak berdecit, dan tetap mulus saat dibuka maupun ditutup. Engsel yang bermasalah bisa menjadi indikasi penggunaan kasar atau usia pakai yang sudah berat.
2. Cek layar secara menyeluruh
Mintalah penjual memperlihatkan ponsel dalam kondisi menyala saat dilipat dan dibuka. Perhatikan layar bagian dalam, apakah muncul garis, bintik, atau perubahan warna yang tidak wajar.
Masalah pada layar lipat umumnya memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
3. Pastikan kelengkapan dan legalitas
Ponsel lipat biasanya dilengkapi aksesori khusus, seperti casing bawaan yang dirancang untuk melindungi engsel.
Selain itu, pastikan nomor IMEI sesuai dengan dus dan tidak bermasalah atau masuk daftar blacklist. Jika unit masih memiliki garansi, hal tersebut tentu menjadi nilai tambah.
4. Waspadai harga terlalu murah
Harga yang jauh di bawah pasaran patut dicurigai.
Bisa jadi terdapat kerusakan tersembunyi yang tidak langsung terlihat. Sebaiknya bandingkan harga dengan unit sejenis di pasaran agar tidak salah pilih.
5. Pilih penjual yang kredibel
Baik membeli secara langsung maupun daring, reputasi penjual tetap menjadi faktor penting. Untuk transaksi online, pilih toko dengan ulasan positif dan rekam jejak yang jelas guna meminimalkan risiko penipuan.
BACA JUGA: Spesifikasi Lengkap Oppo A6 5G, Hp Murah yang Baru Rilis di China
Kesimpulan
Membeli hape lipat second memang bisa menjadi solusi bagi yang ingin merasakan teknologi layar lipat tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Namun, ketelitian tetap menjadi kunci utama agar perangkat yang dibeli sesuai harapan dan tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.***



















