BANTEN RAYA.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang resmi membuka open biding atau lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang. Namun pada hari pertama dibukanya lelang jabatan tersebut belum ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar.
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN BKPSDM Kabupaten Serang Hanang Huri Handoko mengatakan, walaupun pendaftaran open bidding sudah dibuka namun belum ada pendaftar baik dari pejabat eselon II dan eselon III.
“Pendaftaran dibuka mulai tanggal 8 sampai 22 Juli. Sesuai aturan pendaftaran maksimal dibuka selama 15 hari,” ujarnya, Selasa (8/7).
Ia menjelaskan, pendaftaran lelang jabatan Sekda Pemkab Serang dibuka melalui dua jalur yakni secara langsung maupun menggunakan aplikasi ASN Karier.
“Bisa langsung via email atau menggunakan aplikasi ASN Karier. Jadi nanti ada data-data dan syarat pendaftaran yang dikirim peserta melalui aplikasi ASN Karier,” katanya.
Baca Juga: Hilang Tiga Bulan, Warga Kabupaten Serang Yang Punya Kelainan Mental Ditemukan di Kalimantan Barat
Hanang menuturkan, setelah pendaftaran ditutup pihaknya akan menetapkan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi untuk bisa melaju ke tahap selanjutnya.
“Kemudian kita menetapkan peserta yang lolos seleksi, setalah itu ada penilaian makalah, penilaian rekam jejak, asesment dan wawancara. Kriterianya kalau eselon II usianya 58 tahun, kalau dari eselon III maksimal 56 tahun,” ungkapnya.
Pihaknya juga telah melakukan pembahasan dan menentukan panitia seleksi (Pansel) open biding Sekda Pemkab Serang setelah mendapatkan izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Yang jadi pansel semuanya dari luar seperti Pak Lalu Atharussalam Ra’is, Plh Sekda Pemprov Banten Deden Apriandhi Hartawan, Rektor Untirta Fatah Sulaiman, Rektor UIN SMH Banten Wawan Wahyuddin, dan ada dari Akademisi Unpad Sam’un Jaja Raharja,” tuturnya.
Sedangkan untuk open biding jabatan eselon II yang masih kosong belum diketahui pasti kapan akan dilakukan. “Kalau jabatan eselon II yang lain yang masih kosong itu tergantung Ibu Bupati (Ratu rachmatuzakiyah-red), kita belum ada informasi soal itu,” katanya. (***)


















