BANTENRAYA.COM – 100 siswa Sekolah Rakyat (SR) jenjang SD dan SMP Kota Serang ambil bagian dalam masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS Tahun Ajaran 2025-2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BBPVP Serang, Selasa 30 September 2025.
Secara resmi MPLS Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP dibuka oleh Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.
Sambutan Agis di MPLS Sekolah Rakyat
Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, motivasi dan support para orangtua adalah kunci agar siswa betah di asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT), karena siswa harus mengikuti masa transisi dari rumah ke asrama.
“Yang paling penting adalah semangat dan dukungan dari orangtuanya untuk memberikan motivasi kepada anaknya supaya memang betah. Karena kan mungkin transisi. Biasanya tidur sama emaknya, abahnya tapi tiba-tiba tidur sama teman baru dan segala macam,” ujar Agis, kepada Bantenraya.com.
Kolaborasi orangtua dengan seluruh guru juga dapat mempengaruhi masa adaptasi siswa dengan lingkungan barunya.
“Jadi makanya ini penting kerja sama baik orangtua maupun seluruh guru-gurunya untuk supaya adaptasi, karena anak bisa berjalan dengan lancar supaya mereka betah,” ucap dia.
Ia berharap melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi ini banyak melahirkan generasi penerus bangsa Indonesia yang unggul.
“Jelas. Ke depan kita akan lahir para pemimpin masa depan dari sekolah rakyat yang notabenenya mereka-mereka yang tadi menengah ke bawah,” katanya.
Menurut Agis, akses pendidikan dasar berkualitas hingga menengah sudah diberikan melalui Sekolah Rakyat ini.
“Jadi artinya sekarang kesempatan atau akses pendidikan baik untuk menengah ke bawah di pendidikan berkualitas sudah diberikan di sekolah rakyat ini karena semuanya ya mirip kayak boarding school,” tutur Agis.
Kepala Dinsos Kota Serang M. Ibra Gholibi menyebutkan, jumlah siswa yang ambil bagian MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi sebanyak 100 pelajar. ***



















