BANTENRAYA.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan besaran upah minimum Provinsi atau UMP Banten 2022 senilai Rp2.501.203,11.
Besaran UMP Banten 2022 itu naik sekitar Rp40 ribu atau tepatnya Rp40.208,57 dibanding tahun sebelumnya senilai Rp2.460.994,54.
Penetapan nilai UMP Banten 2022 berdasarkan hasil perhitungan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Baca Juga: Cara Cek Pajak Kendaraan Secara Online Mudah Tidak Pakai Ribet
Penatapan UMP Banten 2022 tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.280-Huk/2021.
“Menetapkan UMP Banten 2022 sebesar Rp2.501.203,11,” kutipan Keputusan Gubernur Banten tersebut seperti diterima Bantenraya.com dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, Jumay 19 November 2021.
Dalam poin keputusan lainnya disebutkan jika besaran UMP Banten 2022 ditetapkan sebagai upaya turut serta dalam pemulihan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kaya Akan Potensi, Apdesi Dukung Tol Serang-Panimbang Diperpanjang hingga Bayah
“Keputusan gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2022,” lanjut dari isi keputusan tersebut.
Kepala Seksi Pengupahan dan Jaminan Sosial Disnakertrans Banten Karna Wijaya membenarkan, jika UMP Banten 2022 adalah sebesar Rp2.501.203,11 atau naik sekitar Rp40 ribu dari tahun sebelumnya.
“Ya sesuai PP Nomor 36 Tahun 2021,” ungkapnya.
Baca Juga: Kunker Manado, Helldy Sempatkan Ziarahi Makam Leluhurnya Pejuang Geger Cilegon
Setelah penetapan UMP Banten 2022, maka tahapan selanjutnya Dewan Pengupahan Provinsi Banten akan memulai pembahasan penatapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022.
“Rabu pekan depan (dilanjut) pembahasan UMK (upah minimum kabupaten/kota),” tuturnya. ***


















