BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi Banten berencana akan Kembali mengadopsi kebijakan yang dibuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kebijakan itu adalah mendisiplinkan anak-anak nakal dengan menggembleng mereka melalui latihan yang dilakukan prajurit TNI maupun Polri.
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengatakan, dia mengaku tertarik dengan ide yang dibuat Dedi Mulyadi yang mencoba mendisiplinkan anak nakal di Jawa Barat dengan menggandeng TNI dan Polri. Cara itu bisa juga diterapkan di Provinsi Banten dan dengan menggunakan pola yang sama pula.
Dimyati mengatakan, untuk pendisiplinan anak-anak nakal ini bisa dilakukan oleh prajurit TNI, baik yang ada di koramil, kodim, hingga korem. Provinsi Banten sendiri memiliki beragam batalyon TNI yang bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk mendisiplinkan anak-anak yang nakal agar lebih disiplin.
“Pastilah. Kita akan fungsikan itu,” kata Dimyati.
Dimyati menyatakan, di Provinsi Banten ada beberapa batalyon dan tingkatan TNI dan Polri. Di Banten misalnya ada Grup 1 Kopassus, Batalyon Infanteri 320/ Badak Putih, Batalyon Infanteri 203/ Arya Kamuning, dan lain-lain. Untuk Polri, di Banten juga ada Brimob.
“Kita punya Kopassus, punya 320, punya batalyon kopral, banyak. Pasti saya akan fungsikan itu bersama dengan polisi,” katanya.
Terkait masih banyaknya tawuran yang melibatkan pelajar, dia menyatakan akan menertibkannya. “Nanti kita minta ditertibkan,” katanya. (***)


















