BANTENRAYA.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku belum terpikirkan untuk melakukan rebranding atau pembaruan citra untuk RSUD Banten.
Padahal RSUD Banten segera memiliki tambahan fasilitas gedung 8 lantai yang ditarget rampung pada Desember 2021.
Menurut pria yang akrab disapa WH itu, nama RSUD Banten saat ini sudah cukup kuat dan mencerminkan sebagai rumah sakit provinsi.
Baca Juga: Diduga Sakit, Penumpang Bus PO Laksmi Langgeng Meninggal Dunia di Merak
“Kita lihat nanti, tapi yang jelas mereknya RSUD Banten. Lebih sentral, lebih orang tahu bahwa itu rumah sakit provinsi,” ujarnya usai meninjau pembangunan gedung 8 lantai RSUD Banten, Senin 11 Oktober 2021.
“Brand-nya sudah RSUD Banten. Tapi di daerah, (seperti RSUD) Cilograng kan belum ada namanya,” imbuhnya.
Seperti diketahui, WH berencana menyematkan nama para tokoh pendiri Banten yang telah berpulang pada rumah sakit yang akan dibangun oleh Pemprov Banten.
Baca Juga: Ada 206 Desa Rawan Konflik Pilkades Serentak Kabupaten Pandeglang
Untuk RSUD Cilograng misalnya, ia akan memberi nama RSUD Uwes Qorny. Sementara RSUD Labuan akan diberi nama RSUD Irsyad Djuwaeli.
Untuk pembangunan RSUD Banten 8 lantai, WH menegaskan, pembangunannya ditargetkan sudah rampung sebelum tahun 2021 berakhir.
“Desember (pembangunan selesai),” ujarnya.
Dengan RSUD Banten 8 lantai maka akan ada penambahan 247 ranjang pasien.
Pihaknya juga akan melengkapi seluruh kebutuhan alat kesehatan (alkes) pada 2021 dan 2022.
“Januari-Februari (2022 RSUD Banten 8 lantai) kita harapkan operasional,” tuturnya. ***


















