BANTENRAYA.COM – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) menggelar Bakti Sosial (Baksos) Lentera di Kampung Parigi, RT 03 RW 02, Desa Pasireurih, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan sosial tersebut berupa pembagian paket sembako kepada warga, bazar baju murah dengan harga murah Rp 1000-10.000, pengobatan gratis warga bekerjasama dengan Puskesmas Cipeucang, edukasi kesehatan merawat gigi dengan baik, santunan anak yatim, dan buka puasa bersama warga.
Pembina Kegiatan Baksos Lentera SMAN CMBBS, Ahmad Aziz Romadhon membenarkan, kegiatan baksos merupakan kepedulian para pelajar CMBBS kepada masyarakat.
Baca Juga: Peduli Kesehatan Masyarakat, Bupati Pandeglang Jenguk Penderita TBC dan Kelumpuhan di Pulosari
Terlebih di bulan Ramadan saat ini para pelajar CMBBS ingin sekali memberikan manfaat untuk masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial lentera diarahkan untuk meningkatkan keimanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini siswa diajak untuk merenung dan bersyukur atas nikmat, karunia, dan rahmat yang diberikan Allah SWT,” kata Aziz, Minggu 16 Maret 2025.
Dikatakannya, kegiatan baksos bertujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih, tolong-menolong, dan peduli terhadap sesama.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Qunutan Warga Link Cibeber Timur, Budaya Kebersamaan dan Ritual Bersyukur
Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, dimana Pancasila menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong, yang tercermin dalam semangat kegiatan bakti sosial ini untuk membantu sesama yang membutuhkan.
“Dalam bakti sosial ada penguatan profil pelajar Pancasila yang menekankan pada ketuhanan yang maha esa, dan kegiatan ini menjadi wujud konkret dalam memperkuat hubungan spiritual dengan Allah. Penguatan profil pelajar Pancasila menitikberatkan pada sikap simpati, empati, dan peduli terhadap kondisi masyarakat,” ujarnya.
Aziz berharap, kegiatan tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat. Hal itu sesuai dengan tema baksos, yakni Lentera.
Baca Juga: Bukan Sekedar Hobi, Dimyati Natakusumah Ungkap Filosofi Catur dalam Dunia Kepemimpinan
“Bakti sosial ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa empati dan kepekaan terhadap kesulitan yang dihadapi oleh sesama anggota masyarakat,” ujarnya.
“Nama kegiatan bakti sosial lentera ini diambil dari bahasa Arab, yaitu Al-Naterah, yang berarti penerangan atau sebuah alat untuk memberikan cahaya, yang digunakan untuk menerangi dalam kegelapan. Lentera adalah sumber cahaya yang dapat diartikan sebagai pengetahuan, kebijaksanaan, aturan, norma sebagai penerangan sumber informasi bagi yang membutuhkan,” jelasnya. ***

















