BANTENRAYA.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pandeglang memberikan pembekalan kepada para guru honorer anggota PGRI yang akan mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) PPPK dan CPNS. Pembekalan yang dilakukan di sejumlah cabang PGRI Kecamatan ini meliputi kemampuan menguasai komputer, membaca soal dengan cermat, dan membahas contoh-contoh soal.
Ketua PGRI Pandeglang Hj Yuskiah mengatakan, guru honor yang lolos administrasi dan berhak ujian SKD lebih dari 2.500 orang. Ia berharap para guru ini berhasil dalam tes meski sebagian besar sudah berusia lanjut.
Baca Juga: Lapuk Termakan Usia, Gedung TK PGRI Pandeglang Ambruk
“Ujian SKD informasinya berbasis komputer. Agar guru honorer tidak gagap saat ujian sebenarnya, kami menginisiasi pelatihan atau bimbingan cara log in ke materi ujian, memabaca soal dengan cermat serta belajar modul atau kisi-kisi soal yang biasa di ujikan,” kata Yuskiah, Kamis 9 September 2021.
Dikatakan Yuskiah, kuota PPPK yang disediakan Pemkab Pandeglang untuk kalangan guru cukup banyak meski belum sebanding dengan jumlah honor se Pandeglang. “Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Pandeglang atas perjuangannya menambah kuota PPPK guru. Mudah-mudahan anggota PGRI bisa mengisi formasi itu sesuai kemampuan terbaiknya,” harapnya.
Baca Juga: Gubernur Banten Klaim Perubahan APBD 2021 Paling Besar untuk Belanja Pendidikan, Ini Faktanya
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang Dr Sutoto menilai pembekalan oleh PGRI akan punya dapak positif kepada calon peserta tes SDK. “Persiapan SKD memang harus maksimal. Tidak hanya kemmapuan keilmuan, kemampuan teknis juga harus dikuasai para guru,” kata Sutoto. ***
















