BANTENRAYA.COM – Kehilangan momentum menjadi penyebab ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus keok di Thomas Cup 2021.
Menjadi Wakil ketiga Indonesia, pasangan ganda putra Indonesia itu harus takluk dari pasangan Chinese Taipei.
Pasangan ganda Indonesia menyerah dengan 26-28, 21-16 dan 14-21.
Baca Juga: Safari hingga Ziarah Kubur, Iman Ariyadi Minta Kader Golkar Cilegon Dekat dengan Kiai
Dikutip Bantenraya.com dari Instagram resmi PBSI di @badminton.ina, Muhammad Rian Ardianto mengungkapkan penyebab kekalahannya.
“Di game kedua kami bisa mengatur strategi dan bisa enak bermain. Irama permainan pun bisa kami atur,” ujarnya.
Akan tetapi, momentum itu tak mampu dipertahankan dan akhirnya lawan bisa mengambil kesempatan.
Baca Juga: Diperdagangkan Calo, Harga Tiket Konser BTS Capai Setengah Miliar Rupiah
“Game ketiga kita lambat start. Permainan langsung dipegang lawan. Meski bisa menyusul tetapi poinnya sudah terlampau jauh susah untuk mengejarnya,” katanya.
Rian juga menyebutkan, kekalahan itu disebabkan oleh dirinya yang melakukan banyak kesalahan sendiri.
“Sayang kita sudah memimpin tapi karena kesalahan di poin-poin kritis game pertama kami jadi kalah,” ungkapnya.
Baca Juga: Wakil Walikota Sanuji Pentamerta Dapat Cucu Pertama, Warganet Sindir Walikota Cilegon Kapan Mantu
“Tiga Kali servis saya tidak sampai. Di pertandingan penting dan menentukan tidak boleh terjadi. Ini harus dievaluasi,” tuturnya.
Meski Fajar/Rian kalah namun apda akhirnya Indonesia mampu membungkus kemenangan dengan skor akhir 3-2.
Indonesia pun keluar sebagai juara Grup A Thomas CUp 2021. ***



















