BANTENRAYA.COM – Minuman susu sudah tidak asing lagi manfaatnya bagi kesehatan manusia, banyak sekali.
Namun apakah berbahaya jika susu diminum secara berlebihan atau terus-menerus?
Simak penjelasan bahayanya jika minum susu secara berlebihan yang sudah tersedia dalam artikel ini.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, ada beberapa hal yang bisa terjadi pada tubuh jika kita minum susu secara berlebihan setiap satu menit sekali. Ini beberapa di antaranya:
– Memicu berat badan hingga obesitas
Kali ini susu terdapat beberapa varian rasa seperti susu sapi formula yang memiliki kalori tinggi dan juga lemak.
Baca Juga: Jaga Nama Baik Keluarga, Rozy Cabut Pengaduan Norma Risma di Polda Banten
Bila dikonsumsi terlalu banyak secara berlebihan dan tak diimbangi dengan olah raga , dapat membuat kondisi tubuh mengalami kelebihan berat badan bahkan obesitas.
Ketika seseorang memiliki berat badan berlebih, maka akan meningkatkan kadar asam lemak dan peradangan.
– Susah BAB.
Mengonsumsi susu secara berlebihan dapat membuat sulit buang air besar atau sembelit lantaran susu tidak mengandung serat.
Nah ketika kita sudah meminum susu, pastikan merasa kenyang dan tidak mau makan makanan yang bergizi lainnya, misalnya buah-buahan, sayuran, dan lainnya.
Akibatnya, kebutuhan serat menjadi tidak terpenuhi dan membuat anak memiliki risiko lebih tinggi terkena sembelit.
Biasanya hal ini terjadi pada anak hingga lansia yang minum susu sebanyak 500-700 ml per hari.
Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan kalian bisa memilih susu yang diperkaya dengan prebiotik.
Baca Juga: Berikut Hal Yang Dapat Mengurangi Pahala Puasa Khususnya Dibulan Rajab, Mari Disimak Baik Baik!
– Menimbulkan jerawat
Sebagian besar remaja pasti pernah mempunyai jerawat di wajahnya salah satu makanan atau minuman yang dapat menyebabkan jerawat adalah susu atau produk yang mengandung protein whey.
Di dalam susu terkandung insulin dan hormon pertumbuhan IGF-1 kedua faktor inilah yang dapat memicu tumbuhnya jerawat yang disebabkan susu.
– Kemungkinan risiko kanker
Beberapa penelitian dunia menunjukkan bahwa konsumsi susu yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker ovarium dan kanker prostat.
Baca Juga: Terupdate! Daftar Nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi Amin per Februari 2023
Analisis yang dikumpulkan dari 12 penelitian kohort prospektif dan melibatkan lebih dari 500.000 wanita, menemukan bahwa wanita dengan asupan tinggi laktosa.
Yaitu setara dengan 3 gelas susu per hari, memiliki risiko kanker ovarium sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang memiliki asupan laktosa terendah.
Penelitian tersebut tidak menemukan hubungan antara susu atau produk susu dengan kanker ovarium.
Baca Juga: Sudah Tak Terdengar Kabarnya, Begini Potret Cantik Nissa Sabyan Saat Hadiri Pernikahan Kiky Saputri
Beberapa peneliti dunia memiliki hipotesis bahwa praktek produksi susu di industri modern telah mengubah komposisi hormon susu dalam cara-cara yang dapat meningkatkan risiko kanker yang berhubungan dengan hormon ovarium dan hormon lainnya.***

















