BANTENRAYA.COM – Amalan yang bagaimana yang baik menurut Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Dikuti bantenraya.com dari akun tiktok @sabilaty57 mengenai ceramahnya, ia berkata kalau orang yang baik bukan dilihat dari orang yang banyak sholatnya.
Bukan pula dilihat orang itu banyak mengaji atau bahkan orang baik banyak dilihat dari dia banyak melakukan qiyamula’il, tahajjud dan lainnya.
Memang kesemua itu merupakan amalan amalan yang baik.
Akan tetapi amalan baik itu tidak terhitung menjadi amalan yang baik.
Apabila kita pengamal masih memiliki rasa saling membenci, saling mencaci, sifat iri dan dengki.
Jika rasa itu semua masih ada maka Allah SWT tidak akan menghitung kebaikan yang telah dilakukan.
Allah SWT akan menghapus dan pastinya tidak akan diterima semua amalan baik yang sudah diperbuatnya.
Jadi kita dalam beramal baiknya harus memperhatikan Habluminullah dan Habluminannas.
Maksudnya adalah kita dalam berbuat kebaikan apakah baik juga dimata Allah.
Setelah itu habluminannas, apakah kita baik beramal apakah sudah tentu baik dimata manusia.
Maka bijak bijaklah kita dalam berbuat kebaikan dan pastinya janganlah ada sifat sifat negatif yang menyertainya.
Karena Allah SWT tidak pernah akan mencatat kebaikan yang pernah kita perbuat selama masa hidup kita.***

















