BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Serang akan memulai melakukan penangkaran benih kedelai mikroba google (migo) 2 bulan depan di enam kecamatan di Kabupaten Serang. Penangkaran dilakukan agar pada 2023 Kabupaten Serang sudah dapat memulai memproduksi kedelei dengan target 500 hektare.
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, kedelai merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi sehingga penanaman masal harus sudah dimulai.
“Akhir tahun ini kita akan melakukan penanaman kedelai khusus untuk pembenihan,” ujar Pandji usai rapat inflasi di pendopo Bupati Serang, Senin 7 November 2022.
Adapun enam kecamatan yang dijadikan sentra penangkaran kedelain yaitu Kecamatan Padarincang, Kecamatan Anyer, kecamatan Mancak, Kecamatan Pabuaran, dan Kecamatan Ciomas.
Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Lengkap dengan Jadwal dan Wilayahnya
“Kita telah memplot per kecamatan 5 haktere. Tahun depan kita harus sudah mulai penanaman 500 hektare. Target kita jadi supplier kedelai nasional,” katanya.
Pandji mengungkapkan, dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab Serang seperti memperlancar distribusi sembako ke pasar-pasar saat ini Kabupaten Serang mengalami deflasi 0,1 persen.
“Kita innventarisir komoditas-komoditas pangan yang yang menjadi penyumbang inflasi seperti cabai, beras, dan yang lainnya,” tuturnya.
Selain itu, Pemkab Serang juga akan melakukan operasi penanaman massal dan mengintruksikan kepada masyarakat agar menanam cabai di perakarang rumah mereka supaya kecenderuang untuk membeli ke pasar berkurang. “Nanti akan ada bantuan bibit buat masyarakat,” paparnya.
Baca Juga: Catat ya… Nikita Mirzani Disidang Secara Online
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat memastikan saat ini harga-harga komoditas penyumbang inflasi masih stabil.
“Yang naik hanya telur dari Rp25.000 per kilogram menjadi Rp27.000 per kilogram karena kebutuhan masyarakan waktu bulan Maulid kemarin meningkat,” katanya.(***)



















