BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kelurahan Mekarsari Kecamatan Pulomerak akan mengembangkan destinasi wisata alam Bukit Ciporong.
Pengembangan wisata akan Bukit Ciporong akan bekerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH Ciporong.
Lurah Mekarsari Sahroni mengatakan, pengembangan wisata Bukit Ciporong merupakan inovasi Kelurahan Mekarsari di luar kegiatan reguler yang dikerjakan Pemerintah Kelurahan Mekarsari.
“Kita harus membuka diri, apa sih potensi yang ada di Kelurahan Mekarsari. Tentu diantaranya kan ada Ciporong daerah pegunungan yang daerah pemandangannya indah,” kata Sahroni kepada Banten Raya, Rabu, 21 September 2022.
Baca Juga: MIRIS! Nyawa Melayang di Tangan sang Suami, Istri di Pemalang Jadi Korban KDRT
Dikatakan Sahroni, pihaknya dalam mengembangkan wisata alam tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kota Cilegon.
Pihaknya akan bekerjasama denganLMDH sebagai mitra binaan Perhutani.
“Lahan yang akan dijadikan destinasi wisata merupakan lahan Perhutani,” katanya.
Kata Sahroni, pengembangan potensi wisata alam di Ciporong akan melibatkan masyarakat dan peruntukkannya juga bagi masyarakat.
Ia juga meminta masyarakat bisa bersama-sama mendukung program Pemerintah Kelurahan Mekarsari.
Baca Juga: Kapan Sidang Perdana Perceraian Bupati Purwakarta kepada Sang Suami? Begini Penjelasanya
“Kita ingin kaya di daerah lain, seperti di Jawa Tengah, Jawa Barat, wisata bisa menjadi andalan pendapatan masyarakat, bukan lagi industri,” ujarnya.
Sahroni menuturkan, konsep wisata alam seperti flying fox, spot foto, dan sepeda terbang seperti halnya di Maribaya, Bandung.
“Kita juga memikirkan akses jalan, ada beberapa titik yang rusak, akan coba kita ajukan perbaikan ke PU (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Dari Jalan Raya Merak jaraknya sekitar 4 kilometer,” ucapnya.
Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 77, kata Sahroni, pihaknya juga memanfaatkan Bukti Ciporong untuk membentangkan bendera raksasa.
“Saat itu dihadiri Pak Wakil Walikota (Sanuji Pentamarta),” ungkapnya.
Baca Juga: Berikut Cara Mendaftarkan Bantuan Subsidi Upah tahun 2022?
Pihak Swasta yang mendukung Pengembangan Wisata Ciporong, Yulianto mengatakan, saat ini LMDH yang merupakan mitra binaan Perhutani sedang mengurus proses legalitasnya.
“Saat ini LMDH Ciporong sedang mengurus akta ke notaris agar bisa menjadi lembaga yang sah. Target kami dari legalitasnya 2 bulan ini selesai,” tuturnya.
Pengembangan wisata Bukit Ciporong, kata Yuli, jika LMDH Ciporong legalitasnya sudah dikantongi, maka LMDH Ciporong bisa memanfaatkan lahan milik Perhutani tersebut untuk obyek wisata alam.
“Rencana kami buat flying fox dari Jalan Ciporong ke Bukit sebelahnya, itu sekitar 200 meter, dari ata sBukit Ciporong juga bisa buat sport foto karena viewnya laut Merak, di situ nanti akan banyak kuliner atau warung-warung juga,” harapnya.***



















