Kamis, 19 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

LSL di Banten Mengintai Anak SD, Berpotensi untuk menularkan HIV dan Penyakit Berbahaya Lainnya

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
4 September 2022 | 21:31
LSL di Banten Mengintai Anak SD, Berpotensi untuk menularkan HIV dan Penyakit Berbahaya Lainnya

Ilustrasi HIV/AIDS pixabay

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

BANTENRAYA.COM – Fenomena lelaki seks lelaki (LSL) di Banten semakin mengkhawatirkan.

Sebab, kasusnya tidak hanya terjadi pada anak remaja melainkan anak-anak. Bahkan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Banten menemukan kasus LSL di anak SD.

Koordinator Program KPA Provinsi Banten Arif Mulyawan mengungkapkan, penelusuran yang dilakukannya menemukan bahwa kasus LSL semakin mengkhawatirkan karena korbannya adalah anak-anak.

Dia menemukan ada satu anak SD di Pandeglang menjadi LSL setelah ada predator anak yang mensodominya.

BACAJUGA:

Ilustrasi. Rekomendasi menu bukber Ramadan yang satset tanpa ribet. (Pixabay/Ika Rahma)

Ramadan 2026 Telah Tiba! Cek 10 Rekomendasi Menu Bukber Dijamin Satset Tanpa Ribet

19 Februari 2026 | 13:51
TikToker lansia kena imbas perang komentat SEAblings vs Knetz. (X/@Ayemmanusia)

Buntut Perang Komentar SEAblings vs Knetz, TikToker Lansia Ini Kena Imbas

19 Februari 2026 | 13:47
Ilustrasi badan lemas saat menjalani puasa Ramadan. (Freepik/jcomp)

Jalani Puasa Ramadan 2026, Simak Tips Sahur Agar Tidak Lemas dan Kuat Seharian

19 Februari 2026 | 13:37
Our Universe

Spoiler Drakor Our Universe Episode 5 Sub Indo: Momen Kemah Tae Hyung, Hyun Jin dan Woo Joo

18 Februari 2026 | 15:49

“Setelah kami temui anak itu mengaku dirinya terlahir sebagai perempuan bukan lelaki,” kata Arif, Minggu, 4 September 2022.

Baca Juga: Gabung Sekarang! Gelombang 44 Kartu Prakerja Telah Dibuka, Segera Daftar dan Ikuti Petunjuknya di Sini

Dia mengatakan, anak-anak sampai dengan usia 15 tahun sangat terpengaruh dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Hal itu terjadi pada anak SD di Pandeglang ini.

Karena dia mendapat masukan dari luar bahwa dia adalah perempuan, maka dalam pikirannya dia merasa bahwa itu adalah benar.

Arif menyatakan, fenomena LSL sangat mengkhawatirkan. KPA Provinsi Banten memperkirakan jumlah LSL di Banten saat ini mencapai 21.138 orang.

Perilaku LSL sangat mengkhawatirkan karena menjadi salah satu pintu masuk virus HIV.

“HIV menular karena transmisi seksual atau hubungan seksual,” tutur Arif.

Arif menyatakan, potensi meningkatnya HIV pada LSL disebabkan karena perilaku LSL tidak setia pada pasangan.

LSL menurutnya berbeda dengan gay. Bila gay, meski menyukai sesama lelaki, namun mereka biasanya setia dengan pasangan lelaki mereka.

Baca Juga: Nita Gunawan sapa penggemarnya dengan pamer gigi, netizen: Gigi Raffi Ahmad bukan?

Bahkan, bisa jadi mereka akan meninggalkan pacar perempuan mereka untuk bisa bersama dengan pasangan lelakinya.

Sementara LSL, selain menyukai hubungan seksual dengan perempuan, misalkan istri sah yang mereka nikahi, mereka juga menyukai hubungan seksual dengan sesama lelaki.

Mereka inilah yang tidak setia dengan pasangan perempuan mereka lalu berhubungan seksual dengan sesama jenis.

Lalu ketika mereka berhubungan seks dengan lelaki yang positif HIV dan tertular, mereka akan menularkan lagi HIV ke istri mereka.

“Lalu ketika istrinya positif HIV dan hamil, dia akan menularkan ke anak dalam kandungannya,” kata Arif.

Kasus LSL pada anak SD ini kemudian akan semakin memperbanyak penemuan kasus HIV/ AIDS pada anak-anak.

Baca Juga: Dampak Kenaikan BBM, Tarif Angkutan Barang Naik Hingga 25 Persen

Berdasarkan data yang diberikan KPA Banten, penemuan kasus anak HIV di Indonesia naik turun dari tahun ke tahun.

Selama 3 tahun terakhir, penemuan kasus anak HIV bervariasi jumlahnya.

Pada tahun 2019 ditemukan 101 kasus, tahun 2020 ditemukan 79 kasus, dan tahun 2021 ditemukan 67 kasus.

“Untuk tahun 2022 dari Januari sampai dengan Maret ditemukan 24 kasus,” ujar Arif.

Sebelumnya diberitakan, penderita HIV di Banten mencapai 33.165 orang dari empat kelompok, yaitu LSL, pengguna nafza suntik (penasun), waria, dan wanita pekerja seks (WPS).

Padahal, yang benar adalah mereka itu populasi kunci yang rentan terinveksi HIV dan belum bisa dinyatakan positif HIV sebelum dilakukan tes.

Baca Juga: Protes Warganet Usai BBM Naik Banjiri Komentar Instagram Jokowi, Minta Pengurangan Gaji DPR

“Populasi kunci adalah kelompok yang terpinggirkan secara sosial, sering dikriminalisasi dan menghadapi berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang meningkatkan kerentanan mereka terhadap HIV,” ujar Arif. (***)

Editor: Administrator
Tags: Seks Menyimpang
Previous Post

Setelah diteliti, BKPSDM Kota Serang Temukan 3 ASN Aktif yang Terdeteksi Masuk Anggota Parpol

Next Post

Akibat Harga BBM Naik, Pengendalian Inflasi Pemprov Banten Terancam Gagal

Related Posts

Ilustrasi. Rekomendasi menu bukber Ramadan yang satset tanpa ribet. (Pixabay/Ika Rahma)
Nasional

Ramadan 2026 Telah Tiba! Cek 10 Rekomendasi Menu Bukber Dijamin Satset Tanpa Ribet

19 Februari 2026 | 13:51
TikToker lansia kena imbas perang komentat SEAblings vs Knetz. (X/@Ayemmanusia)
Nasional

Buntut Perang Komentar SEAblings vs Knetz, TikToker Lansia Ini Kena Imbas

19 Februari 2026 | 13:47
Ilustrasi badan lemas saat menjalani puasa Ramadan. (Freepik/jcomp)
Nasional

Jalani Puasa Ramadan 2026, Simak Tips Sahur Agar Tidak Lemas dan Kuat Seharian

19 Februari 2026 | 13:37
Our Universe
Nasional

Spoiler Drakor Our Universe Episode 5 Sub Indo: Momen Kemah Tae Hyung, Hyun Jin dan Woo Joo

18 Februari 2026 | 15:49
doa
Nasional

Doa Menyambut Bulan Ramadan 2026 Lengkap dengan Latin hingga Artinya

18 Februari 2026 | 15:29
Tarawih
Nasional

Siap Sholat Tarawih Pertama Bulan Ramadan 2026? Cek Niatnya di Sini

18 Februari 2026 | 13:13
Load More

Popular

  • Samsung Galaxy A57

    Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Targetkan Posisi 3 Besar di Porprov Banten, KONI Kabupaten Serang Minta Satukan Tekad untuk Sinergi Berprestasi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Kabupaten Serang Dihitung, Sekda Berikan Bocorannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Larang Rumah Makan Buka di Siang Hari Selama Ramadan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Gerindra Dorong Pemkab Serang Buat Roadmap Pengelolaan Persampahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Link Twibbon Ramadan 2026, Dijamin Keren dan Kekinian Buat Ibadahmu Makin Semangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi mahasiswa penerima KIP-Kuliah 2026. (Freepik.com/ diana.grytsku)

Jangan Ketinggalan Lagi! Simak Syarat dan Tahapan Pendaftaran KIP-Kuliah 2026, Daftar hingga 31 Oktober

19 Februari 2026 | 16:00
Ilustrasi mahasiswa penerima KIP-Kuliah 2026. (Freepik.com/ benzoix)

Pendaftaran KIP-Kuliah 2026 Resmi Dibuka, Sediakan 200 Ribu Kuota untuk Mahasiswa Kurang Mampu

19 Februari 2026 | 15:45
Ilustrasi aset kepemilikan properti rumah. Bisnis properti kini sedang digoyang inflasi (Oleksandrpidvalnyi/pixabay)

Harga Rumah Tergerus Inflasi, Pemilik Disarankan untuk Take Over atau……..

19 Februari 2026 | 15:30
unsera

186 Mahasiswa Unsera Raih Sertifikasi Profesi

19 Februari 2026 | 15:17

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda