BANTENRAYA.COM – Masyarakat harus bersiap menghadapi kenaikan harga pangan, sebab pemerintah RI sudah memberikan sinyal, berupa menyiapkan berbagai bantuan sosial (bansos) dan operasi pasar.
Bansos dan operasi pasar akan dilakukan pemerintah, untuk mengurangi dampak gejolak harga pangan global terhadap masyarakat.
Terkait harga pangan tersebut disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dikutip dari laman resmi setkab.go.id.
Baca Juga: Profil dan Biodata Kiki Kinanti, Pemeran Serena di Sinetron Preman Pensiun 6
“Pemerintah sudah menyiapkan ini, untuk bansos (bantuan sosial) terus digulirkan,” kata Ma’ruf Amin dalam keterangan persnya usai meninjau kegiatan Santripreneur berbasis sawit, di Ponpes Teknologi Riau, Pekanbaru, Riau.
“Kemudian juga untuk operasi pasar juga disiapkan. Bansos kita akan terus diperbesar di dalam rangka untuk menghadapi dampak daripada krisis global,” katanya.
Ma’ruf Amin mengungkapkan situasi krisis global bukan hanya terjadi di Indonesia, namun terjadi di semua negara.
Baca Juga: Sinopsis Preman Pensiun 6 Episode 8: Teror Makin Jadi, Cecep, Murad dan Ujang Turun Tangan ke Pasar
“Indonesia cukup baik, alhamdulillah. Pertama, pertumbuhan (ekonomi) kita di atas lima (persen( itu pertumbuhan kita itu. Kemudian juga inflasi kita terendah dibanding negara-negara lain,” ucapnya.
“Kemudian, perdagangan ekspor kita surplus. Ini, dan kita cukup kuat untuk menghadapi dibanding dengan negara lain,” ungkapnya.
Disinggung soal kenaikan BBM, Ma’ruf Amin menegaskan pemerintah sedang membahas opsi-opsi yang dapat dilakukan.
“Sekarang ini memang ada beberapa opsi sedang dipikirkan, apakah menaikkan harga, apakah membatasi, atau menambah subsidinya, ini opsinya begini,” tegasnya.
Ma’ruf Amin berharap keputusan yang akan diambil, dapat memberi kebaikan bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
“Mudah-mudahan nanti ada solusi yang terbaik buat masyarakat, dan buat pemerintah, buat bangsa, dan buat negara,” harapnya. ***



















