BANTENRAYA.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan hal menarik.
Sandiaga Uno menyebut jika pemerintah sedang membangun Bali baru dengan menetapkan 5 detsinasi wisata super prioritas sejak 2020 lalu.
Untuk merealisasikan 5 destinasi wisata super prioritas tersebut, Sandiaga Uno memaparkan jika pemerintah akan menyiapkan anggaran hingga Rp11,7 triliun.
Baca Juga: Fakta-fakta Kasus Pegawai Alfamart Dipaksa Minta Maaf: Diancam UU ITE hingga Dibela Hotman Paris
“Total anggaran Rp11,7 triliun,” kata Sandiaga Uno dialog ‘Klarifikasi Bersama Menparekraf Sandiaga Uno’ dengan tema ‘World Tourism Day 2022’, Selasa, 16 Agustus 2022.
“Dan dalam 2 sampai 3 tahun pertama, pembangunan infrastruktur ini telah menarik investasi sebesar Rp30 triliun,” ujarnya menambahkan.
Selanjutnya dalam 5 tahun ke depan diharapkan rencana destinasi wisata super prioritas ini bisa menarik investasi penanaman modal asing dan dalam negeri.
Baca Juga: Kumpulan Lagu Tema Kemerdekaan untuk Meriahkan HUT RI Lengkap dengan Link Downloadnya
“Totalnya 14-15 miliar dolar AS atau setara Rp180-200 triliun. Pascapandemi, kami menargetkan investasi di sektor pariwisata tahun 2024, totalnya hampir Rp100 triliun atau Rp92,93 triliun,” ucapnya.
“Di mana ini merupakan 7,5 persen dari total target investasi nasional, di mana 2023-2024 diharapkan mencapai Rp1.400 triliun,” ujarnya menambahkan.
Sandiaga Uno menegaskan, dengan meningkatkan nilai investasi dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif maka akan berdampak positif bagi kunjungan wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Kapan One Punch Man Chapter 170 Tayang? Berikut Jadwal Rilis, Spoiler dan Link Baca Manga Sub Indo
“Kita menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2022, 1,8 juta sampai 3,6 juta, tapi perolehan devisanya itu mendekati setengah miliar sampai 1,7 miliar dolar AS (Rp7,3-24,9 triliun),” katanya menambahkan.
Oleh karenanya, Ia sangat antusias dengan rencana pembangunan 5 destinasi wisata super prioritas dan mengupayakan adanya penambahan anggaran untuknya.
“Itu target-targetnya, dan tahun ini kita melihat untuk menyelesaikan beberapa agenda besar, kita harus tambah anggaran untuk 5 destinasi super prioritas ini dengan total Rp18,9 triliun,” ujarnya.
“Kita harapkan nanti infrastruktur terbangun, SDM disiapkan, dan nanti kunjungan wisatawan ke Indonesia bukan hanya ke Bali tapi terdistribusi di destinasi-destinasi lain,” pungkasnya. ***
(Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran-rakyat.com dengan judul “Klarifikasi PRMN: Sandiaga Uno Ungkap Pemerintah Gelontorkan Rp11,7 Triliun untuk Bangun ‘Bali Baru’“)



















