BANTENRAYA.COM – Kabar duka kembali menghinggapi dunia sepakbola setelah adanya kabar fans PSS Sleman meninggal dunia akibat pengeroyokan suporter.
Meninggalnya suporter PSS Sleman itu menambah catatan kelam sepak bola Indonesia, yang terus menerus memakan korban dan kehilangan nyawa.
Sebelumnya dua pendukung Persib Bandung juga meninggal dunia ketika akan menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akibat terinjak-injak.
Baca Juga: Terbaru! 15 Link Twibbon Hari Peringatan Kemerdekaan Indonesia Yang ke-77, 17 Agustus 2022
Kini berita duka kembali terjadi sehingga menyelimuti kelamnya sepak bola Indonesia
Satu fans PSS Sleman bernama Tri Fajar Firmansyah meninggal dunia buntut dari kericuhan antara oknum suporter di Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Suporter bernama Tri Fajar Firmansyah dinyatakan meninggal pascaricuh dengan suporter Persis Solo, 25 Juli 2022.
Seperti diketahui, kelakuan sejumlah oknum suporter Persis Solo kabarnya sempat tawuran ketika melintasi Yogyakarta, salah satunya Sleman.
Kericuhan itu terjadi di Jalan Tugu dan Gejayan, Sleman, ketika para pendukung Laskar Sambernyawa melintas menuju Magelang.
Tragedi meninggalnya fans PSS Sleman ini dikabarkan merupakan buntut kericuhan besar antar supporter.
Baca Juga: Tergis Pengeroyokan Suporter Sleman Makan Korban Jiwa, Begini Kronologinya
Nah, nahasnya Tri menjadi salah satu korban dari kericuhan tersebut.
Disebut-sebut, Tri Fajar Firmansyah saat itu jadi korban pengeroyokan ketika sedang bekerja sebagai juru parkir.
Kabar meninggalnya pendukung PSS Sleman itu diumumkan oleh kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS).
Melalui akun Twitter resminya, mereka mengucapkan bela sungkawa kepada korban.
“Turut berduka cita atas berpulangnya saudara kami, Tri Fajar Firmansyah dari komunitas BTCY. Semoga almarhum husnul khotimah, sugeng tindak mas Fajar,” tulis BCS.
Ketua Umum Slemania, Rengga Dian Senjaya menyebut pelaku pengeroyokan mendiang Tri Fajar Firmansyah disebut telah diamankan pihak kepolisian.
Baca Juga: Link Download Instrumen Lagu Indonesia Raya MP3 Secara Gratis, Cocok untuk Upacara HUT RI
“Pelaku sudah ditangkap. Sedang diproses. Pelaku banyak, tapi diproses dua orang,” kata Rengga Dian Senjaya.
Meninggalnya pendukung PSS Sleman itu jelas menambah catatan kelam sepak bola Indonesia.***



















