BANTENRAYA.COM – Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang memiliki potensi seni dan budaya.
Dalam pertumbuhannya sangat ditentukan oleh berbagai aspek kehidupan masyarakat masa lalu termasuk seni dan budaya.
Oleh karena itu dalam rencana pengembangan seni budaya perlu memperhatikan unsur-unsur kesenian yang berkembang di Kabupaten Pandeglang.
Atas dasar ini, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraha (Disdikpora) Pandeglang mendorong seluruh satuan pendidikan aktif mendalami dan berlatih seni khas Pandeglang sesuai dengan Program Genius (Gelar Seni Unggulan Sekolah).
Baca Juga: Apa itu Empty Sella Syndrome? Penyakit Langka yang Menyerang Ruben Onsu dan Dampak yang Ditumbulkan
Kepala Disdikpora Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan, GeNiUS mengeksplorasi pewarisan seni budaya yang tumbuh dan berkembang sebagai tradisi Kabupaten Pandeglang untuk menjadi profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan, selanjutnya akan dipentaskan di setiap destinasi wisata Kabupaten Pandeglang.
“Program Genius ini harus dimaksimalkan sebagai upaya menarik minat wisatawan datang ke Pandeglang,” kata Taufik Hidayat.
Dikatakan Pj Sekda Pandeglang ini, dari hasil pendataan selain kesenian khas Kabupaten Pandeglang yaitu Rampak Beduk, dan seni dodod, telah ditemukan perkembangan aneka kesenian di Kabupaten Pandeglang gendreh bendrong, seni ubrug, bendrong lesung, kendang pencak, patingtung, wayang golek, kuda lumping, jaipong, seni singa depok, wayang kulit, dan banyak lagi yang lainnya.
Baca Juga: Nasi Bakar Angkringan Tajapur Jadi Menu Andalan untuk Dicoba
“Kabupaten Pandeglang punya keanekaragaman seni budaya. Kekayaan budaya ini merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan dalam upaya pembangunan di segala bidang. Karakter karya seni dan komunitas etnis menjadi ciri yang tidak dapat dihilangkan dari kehidupan masyarakat,” tegasnya. ***



















