BANTENRAYA.COM – Pemkab Serang meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Penghargaan tersebut diberikan karena Pemkab Serang dinilai berhasil melaskanakan delapan aksi konvergensi pencegahan stunting.
Pemkab Serang dalam 2 tahun berhasil menurunkan kasus stunting sebanyak 12 persen.
Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit mengatakan, pihaknya bersama dengan 17 provinsi dan 57 kabupaten/kota di Indonesia telah menerima penghargaan.
Pengharagan yang diterima tersebut adalah terkait pencegahan dan penanganan stunting.
“Penyerahan penghargaannya har ini (kemarin-red) di Makasar, Sulawesi Selatan. Alhamdulillah Kabupaten Serang dinilai berhasil melaksanakan delapan aksi konvergensi pencegahan stunting oleh Kemendagri,” ujar Tarkul, Kamis 7 Juli 2022.
Baca Juga: Link Nonton Resmi Extraordinary Attorney Woo Episode 4 Sub Indo, Bukan di Drakorindo atau Dramaqu
Adapun delapak aksi konvergensi yang dimaksud yaitu melakukan identifikasi sebaran stunting, ketersediaan program, dan kendala dalam pelaksanaan integrasi intervensi gizi.
Kemudian menyusun rencana kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi, menyelenggarakan rembuk stunting tingkat kabupaten.
Selanjutnya juga memberikan kepastian hukum bagi desa untuk menjalankan peran dan kewenangan desa dalam intervensi gizi terintegrasi.
Memastikan tersedianya dan berfungsinya kader yang membantu pemerintah desa dalam pelaksanaan intervensi gizi terintegrasi di tingkat desa.
Serta meningkatkan sistem pengelolaan data stunting dan cakupan intervensi di tingkat kabupaten.
“Untuk aksi tujuh, melakukan pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak balita dan publikasi angka stunting kabupaten,” tuturnya.
Baca Juga: Siap-siap! Tahun Ini Banten Mulai Terapkan Sekolah Metaverse
“Dan aksi delapan melakukan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting selama satu tahun terakhir,” katanya.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2019 kasus stunting di Kabupaten mencapai 39 persen namun setelah dilakukan intervensi sampai dengan 2021 berhasil menurunkan 12 persen sehingga tersisa 27 persen.
“Diharapkan pada 2024 kasus stunting tersisa 14 persen.
Baca Juga: Terbaru Jadwal Tayang Melur untuk Firdaus Episode 24 Hingga Tamat, Bukan Malam Ini!
Pemkab Serang telah membentuk TPPS (tim percepatan penurunan stunting),” tuturnya. ***

















