BANTENRAYA.COM – Pada semeseter pertama 2022, sebanyak 61 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Cilegon.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Kota Cilegon paling banyak adalah kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Data yang diperoleh Banten Raya dari Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Cilegon, pada 2021 total ada 110 kejadian kecelakaan lalu lintas, sementara pada 2022 hingga bulan Juni sudah ada 61 kejadian.
Baca Juga: Link Nonton Resmi Extraordinary Attorney Woo Episode 4 Sub Indo, Bukan di Drakorindo atau Dramaqu
Pada 2022 ini dari kecelakaan yang ada, kendaraan yang terlinat yakni sepeda motor 74 unit, minibus 8 unit, bus 1 unit dan truk 13 unit.
Kasatlantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Atmodjo melalui Kanit Laka Ipda Muhyidin mengatakan, kasus kecelaan di Kota Cilegon, paling banyak justru dialami usia produktif.
Faktor mudahnya mendapatkan kendaraan, sementara keterampilan belum dikuasai menjadi salah satu penyebab banyaknya kecelakaan sepeda motor.
Baca Juga: 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Kota Cilegon, Kerap Sembunyikan Barang Haram di Pohon dan Tiang Listrik
“Data itu semua kasus kecelakaan di Kota Cilegon, kalau di tol bukan termasuk karena wilayahnya PJR, Polda Banten,” kata Muhyidin.
Ia menjelaskan, selain sepeda motor, truk juga banyak mengalami kecelakaan lantaran muatan yang melebihi kapasitas.
“Kasus kecelakaan ini, banyak juga faktor human eror dari sepeda motor ataupun faktor kendaraan, seperti truk bermuatan lebih,” terang pria yang biasa disebut Babe ini.
Baca Juga: Profil Lengkap Jihane Almira Chedid, Pemeran Utama di Film How Are You Really? Ada Akun Instagram
Kata Muhyidin, pada rentang 27 Juni sampai 5 Juli 2022, secara nasional sekitar 225 orang meninggal dunia. Kota Cilegon yang meninggal dunia tidak begitu banyak, tetapi jika tidak diperingatkan bisa terus bertambah.
“Sosialisasi terua kita lakukan, kampanye tertib lalu lintas,” ujarnya.
Muhyidin menambahkan, penyumbang kecelakaan lalu lintas di Cilegon atau paling banyak terjadi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS. Sementara jalan protokol jarang terjadi lantaran padat.
Baca Juga: Ssstt.. Kejati Banten Garap Kasus Dugaan Korupsi di Bank Banten dan Bulog
“Kalau lalu lintas padat seperti jalan protokol, kendaraan cenderung pelan. Tetapi kalau sepi seperti JLS kendaraan pada ngebut, bahkan hampir 40 persennya kecelakaan di Cilegon di JLS,” terangnya. ***



















