BANTENRAYA.COM – Seorang motivator bernama Julianto Eka Putra ramai di perbincangkan publik.
Nama Julianto Eka Putra ramai diperbincangkan publik setelah dua orang perempuan hadir dalam podcast Deddy Corbuzier.
Dalam podcast Deddy Corbuzier yang di unggah 6 Juli 2022, Julianto Eka Putra atau Ko Jul diduga telah melakukan kekerasan seksual pada anak dibawah umur.
Baca Juga: Maggot Dapat Selesaikan Masalah Sampah Organik di Kota Serang
Pada pembicaraan yang di sampaikan dalam podcast tersebut, salah satu perempuan yang mengaku korban pelecehan seksual saat itu berusia 16 tahun.
Namun tak hanya pelecehan seksual, Julianto Eka Putra juga diduga melakukan eksploitasi terhadap karyawannya.
“Dan mereka kalo gak salah bukan hanya pelecehan seksual, tetapi juga eksploitasi, karena mereka diwajibkan bekerja tapi dengan upah minim y?”Ucap Deddy
Baca Juga: Serang Jaya FC, Gerak Cepat Datangkan Pelatih Budi untuk Liga 3
” Ya. kalo masa sekolah kita malah ngga ada upah,” jawabnya.
“Setelah lulus dapet gaji berapa?,” tanya Deddy.
“Pertama kali lulus kita dapat 300 sampe 600 ribuan,” ujarnya.
Baca Juga: Wajib Diketahui oleh Kaum Hawa, Berikut 4 Kriteria Suami Idaman
Menurut informasi yang didapat perkembangan kasus Julianto Eka Putra kini memasuki sidang ke 18 dan pada tanggal 20 Juli mendatang akan sidang keputusan.
Lalu siapakah sosok dari Julianto Eka Putra?
Julianto Eka Putra adalah seorang pebisnis, praktisi serta motivator asal Indonesia.
Pria kelahiran Surabaya ini merupakan pendiri sekolah gratis yang bernama Selamat Pagi Indonesia (SPI).
Baca Juga: Percepat Vaksinasi Hewan di Kabupaten Serang, TNI-Polri Bakal Dilatih Jadi Vaksinator
Setelah nama Julianto Eka Putra viral dari Podcast Deddy Corbuzier, ternyata sebelumnya ia pernah di undang dalam program Tv Hitam Putih di Trans 7.
Ia di undang pada program acara Tv pada tahun 2017 yang di pandu oleh Deddy Corbuzier.
Dalam acara tersebut, Julianto bercerita tentang bagaimana mendirikan sekolah yang ia dirikan, bahkan mengaku membangun sekolah itu karena “dipaksa Tuhan”.
Baca Juga: Kenapa Pecinta Anime Wajib Nonton Spy x Family, Ini Alasannya
Dalam percakapan yang di sampaikan, sebelum mampu mendirikan sekolah ia berjualan kripik tempe lalu berjualan madu dan bergabung dengan bisnis MLM.
Dari sana lah Julianto mengaku mendapat dukungan untuk mendirikan sekolah Selamat Pagi Indonesia yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur Indonesia.***



















