BANTENRAYA.COM — Keberadaan maggot yang berasal dari lalat tentara hitam atau BSF diyakini mampu mengatasi masalah sampah organik di Kota Serang.
Bila 67 kelurahan di Kota Serang menerapkan budidaya maggot maka akan ada 80 persen sampah organik yang bisa teratasi.
Pengelola TPS 3R Sepang Kota Serang Ipiyanto mengatakan, di TPS 3R Sepang itu, maggot bisa mengatasi sampah organik 10 ton per hari.
Bila 67 kelurahan membudidayakan maggot maka akan ada 670 ton sampah organik yang bisa teratasi.
“Di Kota Serang sendiri jumlah sampah organik per harinya diperkirakan mencapai 800 ton,” kata Ipiyanto, Rabu 6 Juli 2022.
Baca Juga: Data Stunting Pemkot Serang Tak Sinkron dengan SSGI
Karena itu bila seluruh kelurahan menerapkan penanganan sampah organik dengan pendekatan maggot maka 80 persen sampah organik yang dihasilkan setiap harinya bisa diselesaikan.
Penanganan sampah organik menggunakan maggot adalah penanganan sampah di hulu.
Sehingga ketika ada residu atau sisa sampah maka hanya ada sekitar 20 persen yang dibuang ke TPAS Cilowong di Kecamatan Taktakan.
Ipiyanto mengatakan, selain di TPS 3R di Sepang pihaknya memiliki TPS binaan yang tersebar di 5 lokasi.
Namun jumlah ini belum cukup untuk mengatasi sebagian besar masalah sampah organik yang ada di Kota Serang.
Ipiyanto menuturkan selama ini Pemerintah Kota Serang masih kurang mengapresiasi terhadap upaya penanganan sampah organik menggunakan maggot seperti yang dilakukan di TPS 3R Sepang.
Hal ini dapat dilihat dari tidak adanya program yang dimiliki oleh organisasi perangkat daerah di Kota Serang yang bersinergi khusus untuk pengembangbiakan maggot untuk mengatasi masalah sampah organik di Kota Serang.
Padahal bila pengembangbiakan maggot ini dilakukan secara masif akan ada banyak keuntungan yang didapatkan.
Baca Juga: Wajib Diketahui oleh Kaum Hawa, Berikut 4 Kriteria Suami Idaman
Selain maggot hidup dan pupa yang bisa dijual ke masyarakat, kotoran yang dihasilkan oleh maggot juga menjadi pupuk yang sangat baik untuk tanaman.
Sehingga budidaya maggot ini cocok untuk membantu pertanian dan peternakan yang ada di Kota Serang.
Maggot yang berukuran kecil yang berusia sekitar satu minggu sangat cocok digunakan sebagai pakan burung kicau.
Sementara maggot dengan ukuran yang lebih besar cocok untuk pakan ikan maupun hewan ternak.
Sementara itu Pemerintah Kota Serang juga berwacana agar pengelolaan sampah diserahkan ke setiap kecamatan yang ada di Kota Serang.
Baca Juga: Berhasil Selamatkan PT KS, Ini Pendapat Tokoh Ulama Banten Tentang Silmy Karim
Walikota Serang Syafrudin beberapa waktu yang lalu menuturkan ke depan pengelolaan sampah tidak hanya menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang melainkan dibagi bebannya ke setiap KECAMATAN yang ada di kota Serang yang berjumlah 6 kecamatan. ***


















